Izin Pengelolaan Limbah B3 PT Sintesa Banten Geothermal akan Diterbitkan, Wakil Bupati Serang Mengaku Belum Tahu

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Serang, Terkait akan diterbitkannya surat izin pengelolaan limbah B3 PT Sintesa Banten Geothermal oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wakil Bupati Serang mengaku belum mengetahui terkait itu.

“Izin pengolahan limbah ?, dari mana itu ?, siapa yang mengeluarkan izin itu, belum ada, Saya belum dapat konfirmasi terkait itu,” ungkap Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat di temui di Pendopo Kabaputen Serang, Kamis (23/01/2020).

Yang diketahui dirinya, saat ini PT Sintesa Banten Geothermal masih dalam tahap eksplorasi belum eksploitasi.

“Yang saya tau geothermal itu baru tahap eksplorasi, belum eksploitasi, kalau sudah eksploitasi baru kita bicara ada limbah disitu, Kalau eksplorasi itu kan baru penelitian sampai sejauh mana kandungan panas bumi disana, bisa diusahakan secara ekonomis atau tidak. Kalau sudah dieksplorasi ternyata dikembangkan tidak menguntungkan secara ekonomis, ga jadi lah, jadi kita belum sampai ke pengolahan limbah,” terangnya.

Namun, jelas Pandji, Kalaupun ada rencana izin pengolahan limbah, dirinya menyambut positif, karena itu berarti kandungan yang ada sangat mengungkinkan untuk di eksploitasi.

“Dan terkait DPMPTSP akan mengeluarkan izin limbah, itu harus di izinkanlah, itukan proyek bagus proyek nasional, proyek strategis nasional untuk pengembangan wilayah kita kan.” Jelasnya.

Masalah masih adanya penolakan dari warga masyarakat di wilayah padarincang terkait Proyek Geothermal, Pandji menganggap hal itu sudah biasa.

“Ada yang pro dan ada yang kontra, itu biasa, tinggal kita hitung – hitungan aja, banyak mana manfaatnya dan mudhorotnya saja, Kalau banyak manfaatnya kita harus dorong sampai jadi, namun kalau memang mudharatnya lebih besar ya kita batalkan.” jelasnya.

Pihaknya dalam hal ini Pemkab Serang juga akan coba meyakinkan pada masyarakat Padarincang yang masih menolak proyek Geothermal ini di daerahnya, dan berusaha untuk meyakinkan.

“Saran saya juga pada PT Sintesa Banten Geothermal itu harus dekati masyarakat, jangan buat hati masyarakat terluka, karena masyarakat yang saat ini menolak itu mungkin tadinya mereka terluka tidak diajak bicara mungkin, karena dia (PT Sintesa Banten Geothermal-Red) berinvestasi di Kabupaten Serang tidak boleh melupakan bahwa disitu ada masyarakat yang mendiami di daerah itu, ajak bicara mereka, karena kalau sudah terluka kan susah untuk mengobatinya lagi jadi gitu,” pungkasnya. (Faizudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *