Antisipasi Musim Penghujan, DLH Tangsel Pangkas Pohon Dibahu Jalan

Mediabantencyber.co.id – Tangerang Selatan, Guna mengantisipasi datangnya musim penghujan yang diperkirakan akan datang pada akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan melalui Laskar Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Selasa (8/10/2019) melakukan pengerjaan lapangan berupa pemangkasan Dahan – dahan pohon dibahu jalan raya Ciater yang dianggap rawan patah saat tertiup angin kencang jika musim penghujan telah tiba.

Edi Santoso SP, selaku Ketua Laskar Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, saat dikonfirmasi MediaBantenCyber.co.id dilokasi kegiatan pemangkasan dahan pohon menerangkan bahwa, pemotongan dan pemangkasan Dahan – dahan pohon merupakan program rutin dan berkala dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel khususnya dibagian Pemulihan dan Pemeliharaan Lingkungan.

“Iya mas, pemangkasan Dahan – dahan pohon disepanjang bahu jalan protokol dan lingkungan merupakan sudah menjadi kerja rutin dan berkala dari DLH Kota Tangsel, khususnya yang Bertanggung – jawab dalam urusan ini adalah pada┬ábidang Pemulihan dan Pemeliharaan Lingkungan. Dan kami dari Laskar Lingkungan DLH Kota Tangsel yang menjadi pelaksana pekerjaannya dilapangan,” tuturnya.

Saat ditanyakan terkait adanya beberapa pohon yang dipangkas habis dan dikawatirkan tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai Paru – paru kota tersebut, ketua Laskar Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan tersebut menambahkan bahwa, tidak semua pohon dipangkas seluruhnya, yang dipangkas seluruhnya hanya pohon yang mengganggu Kabel – kabel listrik dan telekomunikasi serta dikawatirkan akan rawan patah atau roboh saat musim hujan datang.

“Perkiraan dari pihak BMKG, musim penghujan mendatang akan cukup ekstrim dan dibeberapa tempat atau wilayah kemungkinan sangat esktrim. Kami tidak mau mengambil resiko atas keselamatan para pengguna jalan, baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki. Pohon – pohon yang kami anggap berpotensi patah dan juga roboh, kami pangkas sebagian dan ada juga yang seluruh dahannya kami pangkas,” tandas Edi Santoso. (BTL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Hello
Can we help you?
.