Dikarenakan Tak Ada Anggaran, Kali Pengapuran di Kecamatan Kosambi Menumpuk Sampah

MediaBatenCyber.co.id (MBC) Kabupaten Tangerang, Dikarenakan tidak adanya anggaran untuk perawatan dan kebersihan sampah menyebabkan aliran sepanjang Kali Bedeng dan Pengapuran TERBENGKALAI dan banyak dipenuhi pohon eceng gondok dan alang-alang yang menutupi Kali Bedeng dan kali Pengapuran yang berada di wilayah Kelurahan dan desa, yaitu Salembaran Jaya dan Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dari pantauan MediaBantenCyber.co.id terlihat di kali tersebut banyak tanaman air seperti eceng gondok, selain itu juga sampah yang menumpuk di pinggiran kali Pengapuran, dan jika melewati jalan tersebut maka akan tercium Bau busuk yang sangat menyengat akibat terhambatnya jalannya air, hal itu karena kurangnya pengawasan dari aparat dinas terkait.

Baca Juga : Pelaku Penjual Obat Ilegal di Legok Sebut Polres Tangsel yang Telah Izinkan Buka | dikarenakan

Menurut Rudy warga setempat, kondisi tersebut sangat meresahkan warga dan juga pengendara kendaraan bermotor jika melintasi tempat tersebut, dan juga merasa risih melihat kondisi lingkungan yang tidak Terurus tersebut yang selama ini tidak pernah dibersihkan oleh aparat desa maupun dari pihak dinas kebersihan maupun Kecamatan Kosambi.

“Kami mohon untuk segera dibersihkan, agar tidak menjadi sarang nyamuk, ular dan tikus di sekitar pinggiran kali itu bang,” harapnya.

Baca Juga : Masyarakat Desak Aparat Penegak Hukum Segera Usut Tuntas Pelaku Mafia PPDB 2022 di SMAN 5 Kosambi | dikarenakan

Baca Juga : Kasihan Nasib Warga, Akibat Pengerjaan Proyek Jalan, Mata Pencarian Warga TERHENTI, Yang Mau Ngasih Makan Siapa? | dikarenakan

Lanjutnya, apakah tidak terurusnya kebersihan lingkungan di sepanjang Kali Bedeng dan Pengapuran itu karena tidak adanya anggaran perawatan dan pemeliharaan kedua kali tersebut sehingga tidak pernah dibersihkan.

Baca Juga : Akibat Jalan Licin, Seorang Pengendara Motor Jatuh dan Terlindas Truk Tanah | dikarenakan

“Emang gak ada anggaranya untuk membersihkannya bang, dampaknya kan akan menyebabkan banjir, dan bahkan pernah juga ada ular Piton yang naik ke daratan,” tandasnya. (Budi/Ps)

Baca Juga : Proyek Pengurugan di Tanjung Pasir Sangat Meresahkan dan Mengganggu Aktivitas Masyarakat, Diduga Aparat Terkait Tutup Mata

Baca Juga : Penjual Miras Berkedok Toko Jamu Sebut Polsek Teluknaga Terima Uang Koordinasi Rp500 Ribu Perbulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Hello
Can we help you?
.