Warung Pecak Duren Ikan Kranggan, Destinasi Kuliner Kearifan Lokal Yang Ajib Rasanya

oleh -42 views

Mediabantencyber.co.id – Tangerang Selatan, Rasa memang tidak bisa berbohong, sepertinya kata tersebut yang pantas untuk diberikan kepada “Warung Pecak Duren Ikan”, yang berlokasi di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Bagaimana tidak, untuk menuju kelokasi Warung makan yang amat tradisional tersebut (dekat Kali Cisadane), para pecinta kuliner harus rela bersabar menyusuri jalan setapak diwilayah Kelurahan Kranggan yang hanya cukup untuk satu buah kendaraan mobil saja, dan jaraknya yang cukup jauh kurang lebih hampir 1 kilomerer perjalanan dari jalan utama Kranggan.

Adalah Ibu Aas (27) pemilik “Warung Pecak Duren Ikan”, wanita lulusan MTS Anashihin, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, yang juga mantan anak didik salah satu siswi dari HM Syamsudin HS MPd, pemilik dari MTS Anashihin yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala SMAN 12 Kota Tangsel, adalah salah satu tokoh Pendidikan yang telah berhasil membentuk karakternya menjadi seorang wirausahawan wanita muda yang tangguh dan sukses dibidang kuliner.

Ditemui MediaBantenCyber.co.id (MBC) dilokasi usahanya pada Sabtu (2/11/2019) siang, Ibu Aas wanita Muslimah yang berpenampilan sederhana sehari – harinya, mengatakan bahwa, usaha kuliner “Warung Pecak Duren Ikan” yang dirintisnya telah berjalan hampir Lima (5) tahunan. Dan khusus untuk tempat lokasi usahanya, dirinya mengakui memang tempat usahanya sangat sederhana apa adanya dan berada dikawasan perbukitan Kelurahan Kranggan yang sangat alami dan amat indah untuk dilihat sambil menikmati menu – menu sederhana tradisional dari Warung Pecak Duren Ikan Kranggan, tapi rasanya Cetar Maknyuus tiada tara.

“Untuk tempat usahanya memang begini adanya mas, sangat sederhana sekali. Tapi Alhamdulillah, mas bisa lihat sendiri kan bagaimana sangat ramai para pengunjungnya disini. Karena yang kami jual disini adalah kuliner enak dan nikmat, yang InsyaAllah tidak akan mengecewakan para pelanggan kami. Karena memang sesungguhnya lidah itu tidak akan pernah bohong merasakan enak tidaknya sebuah masakan saat kita makan,” tandasnya.

Sementara itu, Lina Parlina bersama Delapan orang rekan – rekan kelompok pengajiannya dari Ciputat, yang datang ke Warung Pecak Duren Ikan Kranggan pada Sabtu (02/11/2019) siang menyatakan, dirinya bersama rekan – rekan pengajiannya sengaja datang ke Warung Pecak Duren Ikan Kranggan, adalah special untuk menikmati makan siang bersama – sama di tempat favorit makan mereka.

“Seru banget mas, makan disini bersama – sama, tempatnya sangat alami banget dan rasanya Maknyuuss…..sampai ke hati,” ujar Lina.

Hal senada juga disampaikan oleh HM Syamsudin, menurut tokoh pendidikan Kota Tangsel dan Banten tersebut, dirinya mengetahui bahwa mantan anak didiknya di MTS Anashihin Kranggan tersebut, memang orangnya ulet dan rajin sejak dibangku sekolah. Menurutnya apa yang dicapai saat ini oleh mantan anak didiknya tersebut adalah buah dari usahanya yang gigih dan punya kemauan untuk maju dan berhasil.

“Alhamdulillah, Bapak sangat senang dan turut bahagia, satu lagi anak didik Bapak di Sekolah dahulu, saat ini sudah dapat mencapai keberhasilan dalam merintis usahanya..Tiada kebahagian yang amat Bapak banggakan selain melihat keberhasilan anak didik di Sekolah yang berhasil seperti ini,” pungkas HM Syamsudin. (BTL)

Tinggalkan Balasan