PSEL Cilowong Kota Serang Ditargetkan Rampung 3 Tahun, Kapasitas Capai 1.500 Ton Sampah per Hari

waktu baca 2 menit
Jumat, 27 Mar 2026 12:53 417 Deni Kusuma

MediaBantenCyber.co.id (MBC)  Kota Serang – Pemerintah menargetkan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Cilowong, Kota Serang, dapat rampung dalam waktu tiga tahun sejak dimulai.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan target tersebut mengacu pada pengalaman pembangunan proyek serupa di Palembang.

“Proyeksi kita tiga tahun sejak dibangun hingga bisa beroperasi. Berkaca dari waste to energy di Palembang yang dimulai sejak 2023, saat ini progres fisiknya baru mencapai sekitar 74–75 persen,” ujar Hanif usai mengikuti kegiatan Jumat Bersih di Kota Serang, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, pemerintah terus mempercepat pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE) melalui proyek PSEL. Di Kota Serang, proyek ini direncanakan dibangun di TPSA Cilowong dengan investasi mencapai triliunan rupiah oleh pihak Danantara.

Hanif menjelaskan, fasilitas WTE di Cilowong nantinya akan melayani pengolahan sampah dari tiga daerah, yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

“Waste to energy Cilowong ini cukup besar, kapasitasnya bisa mencapai 1.500 ton sampah per hari,” jelasnya.

Selain di Cilowong, pemerintah juga tengah mempercepat pengembangan proyek serupa di wilayah Tangerang Raya.

“Di Provinsi Banten ada dua lokasi (WTE PSEL). Pertama di wilayah Serang dan Cilegon, kedua di Tangerang Raya meliputi kabupaten/kota Tangerang dan Tangerang Selatan,” tambahnya.

Meski pembangunan WTE membutuhkan waktu, Hanif mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya, salah satunya melalui pemilahan sampah.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi nasional, sebagian besar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diprediksi akan mengalami kelebihan kapasitas pada 2028.

“Sebagian besar TPA kita sudah berumur lebih dari 17 tahun. Maka perlu langkah optimasi, termasuk pemilahan sampah dari sekarang, tidak harus menunggu WTE beroperasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan apresiasi atas penunjukan Kota Serang sebagai lokasi pembangunan PSEL.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja sama lintas daerah.

“Hari ini kita menandatangani MoU kerja sama pengelolaan sampah antara Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon yang akan dipusatkan di PSEL Cilowong,” ujar Budi. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA