Pangdam Jaya Ultimatum Perusahaan Yang Masih Gunakan Jasa Debt Collector

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Mei 2021 08:20 571 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bertekad akan membuat Jakarta bebas premanisme debt collector. Bahkan Dudung sampai membagikan nomor HP-nya, dan juga meminta masyarakat melapor bila ada peristiwa premanisme debt collector lagi.

“Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme,” kata Pangdam Jaya Dudung di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Senin (10/05/2021).

Mayjen Dudung sendiri menyampaikan sikap tegas ini terkait anggota TNI Serda Suhadi yang tidak dihargai oleh para oknum debt collector saat menengahi perselisihan di Semper, Jakarta Utara.

Baca Juga : Kasatpol PP DKI Jakarta Bantah Pernyataan Pangdam Jaya

Pangdam Ultimatum Perusahaan yang Masih Gunakan Jasa Debt Collector

“Saya imbau kepada masyarakat apa pun yang menjadi permasalahan-permasalahan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) ini agar segera laporkan ke TNI-Polri maka kami akan datang secepat mungkin untuk membantu masyarakat,” tegas Pangdam Jaya.

Dudung meminta agar masyarakat jangan pernah takut kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada di Jabodetabek.

Baca Juga : Idul Fitri Manifestasi Merdeka Dari Nafsu Budaya Aksesoris Lebaran

“Saya akan hadir dengan Kapolda untuk membantu dari kesulitan-kesulitan tersebut,” tandas Pangdam Jaya.

Dan dirinya mengharapkan kepada perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan jasa-jasa debt collector, mulai saat ini agar sudah tidak usah menggunakan jasa para debt collector kembali. Saya dengan Polda Metro Jaya dengan tegas akan berdiri paling depan membantu rakyat, membantu masyarakat yang ada di Jabodebatek. Silakan catat nomor telepon saya di, 081223101988. Mayjen TNI Dudung.

Jangan Lewatkan : PKS Bidik Kursi Bupati Tangerang

Pangdam Jaya Dudung mengungkapkan, di saat pandemi COVID-19 ini, masyarakat tengah mengalami kesulitan. Ada yang di PHK, sehingga mengalami kendala urusan ekonomi dan kesehatan.

Baca Juga : Penyekatan Upaya Menekan Wabah, Semoga Idea Gagasan Tetap Lancar

“Oleh karenanya kepada pihak-pihak perusahaan yang memberikan pinjaman agar toleransi kepada masyarakat yang saat ini sedang kesulitan. Ini pun sudah ditekankan oleh pemerintah, bahwa dari Otoritas Jas Keuangan (OJK) ini sudah resmi memperpanjang restrukturisasi kredit hingga Maret 2022,” ucap Pangdam Jaya.

Apa pun yang menjadi kesulitan masyarakat, Ia katakan, SMS saya, telepon saya. Saya akan perintahkan seluruh anggota TNI di jajaran Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) tentunya kita akan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan hadir di tengah masyarakat apa pun kesulitannya. (BTL)

Baca Juga : DPC PKS Curug Kabupaten Tangerang Mentargetkan Perolehan Suara Dua Kali Lipat Dalam Pileg 2024

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA