Surat Cinta untuk Mahasiswa Indonesia yang Sedang Berjuang

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Apr 2022 06:29 482 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Adik adik mahasiswa yang berjuang, biarkan orang-orang itu mencibir bahkan menganggap kalian dungu. Sesungguhnya mereka sedang BUTA dan TULI, mereka buta akan kebijakan junjungannya yang membuat negeri ini semakin terpuruk dan terpecah. Mereka buta kalau keadaan rakyat makin sulit karena perilaku dan kebijakan yang menyengsarakan rakyat.

Dan mereka juga telah dicetak menjadi orang-orang yang tuli, sebagaimana MAJIKANNYA ANTI KRITIK dan SETIAP KRITIK DIANGGAP PERMUSUHAN. Sesungguhnya kalian sedang menjaga negeri kalian dari keterpurukan sementara MEREKA SEDANG MENCARI MUKA pada junjungannya. Watak para pemuja adalah kebenaran hanya ada pada kekuasaan junjungannya dan mereka belum tentu tahu apa itu negara, pemerintah dan rakyat? Untuk apa itu semua ada?

Adik-adik mahasiswa yang jujur, tulus dalam berjuang, kalian adalah harapan bangsa, WALAU MEREKA BILANG KALIAN DITUNGGANGI. Tapi benar KALIAN DITUNGGANGI OLEH JERITAN HATI orang tua, saudara, tetangga, keluarga sahabat kalian yang juga rakyat Indonesia.
Kalian punya nurani, kalian punya hati dan terpenting kalian punya nyali menyatakan kebenaran.

Baca Juga : Mahasiswa Dipiting Lalu Dibanting, dan Akhirnya Gonjang-ganjing

Hati dan perjuangan kalian adalah mulia demi orang banyak bukan demi kekuasaan. Jadi kalian tak sama dengan mereka para pemuja kekuasaan bahkan pasukan bayaran (bazer) kekuasaan.

Belajar adalah hak kalian untuk memperoleh bekal masa depan. Berjuang adalah bakti kalian bagi nusa dan bangsa. Kalian pertaruhkan kepentingan kalian demi perbaikan, menjaga dan kemajuan negeri mu.

TERUSLAH SEMANGAT, jangan menyerah tak ada yang lebih mulia dalam hidup ini ketika kalian abdikan hidup kalian demi kepedulian dan masa depan hidup orang banyak.

Dengan kalian berjuang saat ini ada harapan besar bagi rakyat banyak, bagi negeri ini bahwa harapan masih ada, harapan sebagai sebuah bangsa masih ada dan kalian adalah harapan bagi kemajuan dan kebaikan negeri ini.

HIDUP INDONESIA
HIDUP RAKYAT
HIDUP MAHASISWA
HIDUP PETANI
HIDUP NELAYAN
HIDUP BURUH
HIDUP PEMUDA

YANG BERJUANG. Itulah yel yel yang sering berkumandang saat aksi sama seperti ku dan kakak-kakak dulu saat Perjuangan tahun 98.
Dari sana kalian bisa belajar, bahwa kecintaan atas negeri ini juga perjuangan itu tidak mudah.

“Jika hatimu tergetar melihat keadilan, maka engkau adalah saudaraku”

SELAMATKANINDONESIA HANCURKANOLIGARKI KKNMUSUHRAKYAT MARIBERSATUUNTUKRAKYAT

Salam hormat dariku kakakmu, Edysa Girang (EQ) Mantan Aktivis Mahasiswa 98 (Forkot dan Front Jakarta/Fronjak). Jakarta, 11 April 2022. ” Satu Hati. Dalam Persatuan Indonesia”. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA