Tanah Keluarga Proklamator DIRAMPAS, Eros Djarot Dukung Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Tangkap Bohir Mafia Tanah

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Des 2022 21:41 436 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Ketua Umum GBN (Gerakan Bhinneka Nasionalis) Eros Djarot mengajak masyarakat Indonesia mendukung langkah Menteri ATR/BPN, Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto yang akan menindak tegas oknum TNI/Polri yang menjadi beking mafia tanah. Namun dia menyarankan agar aparat penegak hukum menangkap terlebih dahulu bohir (pihak yang membayar) oknum TNI/Polri untuk menjadi beking mafia tanah.

“Mereka (oknum TNI/Polri -Red) kan cuma bayaran. Yang lebih penting untuk ditindak itu yang bayar mereka. Ditindak aktor intelektualnya jauh lebih penting daripada hanya sekadar menindak kroco-kroconya,” ujar Eros dalam Focus Group Discussion (FGD), Rabu (21/12/2022) sore, di Jakarta. 

Tampil sebagai pembicara lainnya, Ketua Umum Forum Masyarakat Korban Mafia Tanah (FKMTI), SK Budiardjo dan moderator Kinoy Jackson.

Eros berharap pernyataan Menteri ATR/BPN yang menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi BUKAN sekadar PENCITRAAN dan HARUS DIBUKTIKAN melalui TINDAKAN NYATA.

“Saya gak bisa bilang dong sebelum ada buktinya. Kalau sampai tahun baru, Januari 2023 nanti Mafia Tanah masih berkeliaran bebas masuk institusi negara yang terhormat atau justru foto bareng dengan orang-orang terhormat di negara ini, gak ngerti lagi saya, negara apa ini?,” tandasnya. 

Baca Juga : FKMTI Sampaikan Surat Terbuka Kepada Presiden Jokowi Atas Pencopotan Menteri ATR/BPN

Eros mengungkapkan KOMPLOTAN Mafia Tanah sudah berani merampas tanah milik keluarga Proklamator seluas lebih kurang lebih  20 ha di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

“Sebetulnya gampang cari Mafianya, biang keroknya siapa. Contoh gini deh, Tanah Keluarga Proklamator (Yayasan Fatmawati-Red) di kawasan Fatmawati. Jelas itu, Pak Menteri tahu kok, siapa. Apalagi dirjennya. Ada sekitar 20 hektar. Tanya saya deh, kalau Pak Menteri tidak tahu siapa di belakang itu?,” kata Eros yang juga Ketua Yayasan Fatmawati tersebut. 

Baca Juga : FKMTI Apresiasi Kerja Cepat Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto yang Berani Berantas Mafia Tanah

Sedangkan Ketua FKMTI SK Budiardjo mengaku telah menyerahkan data siapa BOHIR Mafia Tanah kepada sejumlah institusi negara. Namun kini justru dia selaku KORBAN yang DIJADIKAN TERSANGKA. Budi berharap oknum TNI/Polri tidak terbuai oleh rayuan Bohir Mafia Tanah sehingga  harus berkelahi sesama anak bangsa.

“Sesama anak bangsa kita harus bergandeng tangan LAWAN Mafia Tanah. Sudah ada perintah Pak Jokowi BERANTAS Mafia Tanah BESERTA BEKINGNYA. Jangan sampai nanti anak cucu kita jadi penumpang gelap di negeri sendiri,” tandasnya.

Sebelumnya saat menghadiri Media Gathering, Senin, 19 Desember 2022, di Jakarta, Menteri ATR/BPN, Marsekal (Purn), Hadi Tjahjanto mengatakan akan menyikat oknum anggota TNI/Polri yang terlibat Mafia Tanah.

“Apabila ada oknum TNI/Polri, itu pasti akan tiarap. Pasti sudah,” tegas Hadi.

Baca Juga : Laporan 10 Kasus Perampasan Tanah Diabaikan, FKMTI Geruduk Kantor Menteri ATR/BPN

Menurutnya, apabila mereka tidak tiarap dan masih memegang jabatan tersebut dengan aktif, maka dirinya akan menyampaikan bukti yang ada agar mereka dapat dicopot.

“Sehingga, ini menjadi komitmen saya untuk bisa memberantas. Kalau yang pensiunan (TNI/Polri) gampang, pasti kalah. Sehingga, saya sampaikan kuat,” ujar Hadi menambahkan.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA