Informasi dari pengendara roda dua dengan sebutan (abang lubis) asal kecamatan Lingga Bayu menyatakan terjebak banjir mulai dzuhur sekira pukul 12.45 sampai Maghrib pukul 08.00 wib di kelurahan Muara Soma.
“Saya dari Panyabungan menuju pulang ke rumah, sesampainya di Kelurahan Muara soma genangan air mulai tinggi tidak dapat dilintasi lagi, akhirnya saya menunggu hujan reda dan hingga bisa dilalui,” ucapnya by whatsApp kepada media ini.
Jangan Lewatkan : Camat Pamulang : Kami Sangat Apresiasi Kerja Rehab Rumah Oleh Baznas Kota Tangsel yang Sangat Baik dan Mulia | kantor
Video banjir di Kelurahan Muara Soma sudah meluas di berbagai platform dan di-share beberapa kali oleh netizen. Kondisi banjir masih setinggi lutut orang dewasa dengan kondisi air mengalir deras bercampur tanah.
Di lain tempat, Bupati Mandailing Natal HM Jafar Sukhairi Nasution menghimbau melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Muksin Nasution S.Sos, M.M menyampaikan agar masyarakat Madina khususnya kelurahan Muara Soma dan sekitarnya yang sedang dilanda banjir agar waspada. Apalagi yang bermukim di bantaran sungai agar tetap meningkatkan kewaspadaan akan kemungkin banjir genangan air serta banjir bandang.
“Dengan tingginya curah hujan bisa terjadinya longsor dan pohon tumbang, kemudian bagi masyarakat yang beraktivitas di ladang atau sawah saat hujan tiba agar menghentikan sementara aktivitasnya dan mencari perlindungan ketempat yang lebih aman,” tandasnya.
Sementara Kapolsek Batang Natal dikonfirmasi perihal tersebut untuk kondisi terkini, tidak ada jawaban.
Kondisi meluapkannya sungai Sioru-oru disebabkan curah hujan yang tinggi. Apakah ini kemungkinan ada pembalakan liar di hulu sungai atau aktivitas tambang ilegal seperti yang selalu diberitakan beberapa media. (Tim Gujo/Della).
Tidak ada komentar