Program Jaga Desa Kejagung dorong swasembada bawang dan cabai di Banten melalui kolaborasi inovatif dan teknologi pertanian modern MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Tangerang, Program Jaga Desa yang digagas oleh Kejaksaan Agung RI berperan penting dalam mempercepat pencapaian swasembada bawang dan cabai di Banten. Melalui kolaborasi dengan empat kabupaten, yaitu Tangerang, Serang, Pandeglang, dan Lebak, program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan stabilitas harga kedua komoditas tersebut. Dengan dukungan dari PT PASKOMNAS Indonesia, PT Pupuk Indonesia, dan Telkom University, inisiatif ini mengintegrasikan teknologi modern dalam praktik pertanian untuk mencapai hasil yang optimal.
Peluncuran program ini dilakukan pada Rabu, 25 Juni 2025, di Tanah Kas Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Reda Mantovani, yang menekankan pentingnya sinergi antara penegakan hukum dan pembangunan pertanian.
Program ini dirancang untuk mengatasi tantangan yang dihadapi petani dalam produksi bawang dan cabai, termasuk fluktuasi harga dan akses terhadap teknologi. Dengan pendekatan yang berbasis pada:
“Dengan Jaga Desa, kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga membangun kemandirian pangan,” ujar Prof. Mantovani.
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lebih dari 3.000 petani di Banten, dengan pelatihan yang akan dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2025. Targetnya adalah untuk memperluas lahan pertanian hingga 500 hektar dalam fase pertama, serta menurunkan fluktuasi harga bawang dan cabai hingga 20%.
“Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambah Gubernur Banten, Andra Soni. (*)
Tidak ada komentar