UMN Gelar PKM di Tanah Abang: Ajak Warga Kelola Sampah dengan Komposter

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Agu 2025 15:59 279 Redaksi

 

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melalui Fakultas Seni dan Desain (FSD) melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) hibah Kemdiktisaintek dengan tema “Penguatan Pengelolaan Limbah untuk Mewujudkan Gaya Hidup Berkelanjutan Berorientasi Circular Economy.” Kegiatan ini digelar di RW 13 Kebun Melati, Tanah Abang, bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Tim pelaksana terdiri dari dosen dan mahasiswa lintas prodi. Ketua tim adalah Muhammad Cahya Mulya Daulay dari Prodi Film dan Animasi, bersama Rizki Tridamayanti Siregar dari Prodi Arsitektur, dan Indrajati Wurianturi dari Prodi Pendidikan Profesi Arsitektur. Mereka didukung oleh lima mahasiswa Prodi Arsitektur: Pramudya Abimanyu, Gema Ibrahim Ahmada, Gilig Setyo Raharjo, I Komang Werdhi Putra Andayana, dan Reno Alvero.

Acara dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan komposter. Komposter berfungsi untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupuk alami, sehingga membantu mengurangi timbunan sampah.

Untuk menarik partisipasi warga, diadakan lomba menghias komposter dengan cat akrilik yang diikuti oleh perwakilan dari 12 RT. Sebanyak 12 pemenang terpilih, masing-masing mewakili satu RT, dan seluruh peserta mendapatkan satu paket komposter beserta buku modul penggunaannya. Total 75 warga ikut serta dalam kegiatan ini.

Acara ditandai dengan penyerahan simbolik paket komposter dan alat pencacah botol plastik kepada Ketua RW 13, Finyo Rafiqi, dan Ketua PKK RW 13, Lia Fitriani. Warga menyambut positif program ini karena dinilai memberikan solusi nyata terhadap masalah sampah di lingkungan mereka.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Hibah PKM yang diberikan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek, yang dikoordinasikan oleh lembaga Riset, Inovasi, dan Sustainability (RIS) UMN.

Melalui kegiatan ini, UMN menegaskan komitmennya dalam mendukung prinsip keberlanjutan (sustainability) dan penerapan ekonomi sirkular. “Kami berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berdaya guna,” ungkap Muhammad Cahya Mulya Daulay. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA