Pelatihan Sablon Berbasis AI dari UMN Buka Peluang Wirausaha bagi Karang Taruna Tangerang

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Jul 2026 13:13 59 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang — Pelatihan desain sablon berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang digelar dosen Universitas Multimedia Nusantara (UMN) membuka peluang wirausaha bagi anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng, Kabupaten Tangerang. Melalui pelatihan yang menggabungkan desain ilustrasi, teknologi AI, dan teknik cetak sablon, para peserta dibekali keterampilan praktis untuk mengembangkan usaha di sektor industri kreatif.

Sebanyak sekitar 25 anggota Karang Taruna mengikuti pelatihan yang berlangsung di ruang serbaguna Kantor Desa Curug Sangereng pada awal Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dosen UMN Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha sendiri.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UMN, Rezki Gautama, mengatakan program tersebut merupakan implementasi Asta Cita Pendidikan Nasional yang menekankan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan.

“Kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan anggota Karang Taruna melalui pelatihan seni ilustrasi dan teknik cetak sablon, baik secara manual maupun digital,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Menurut Rezki, pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk peserta menjadi pribadi yang kreatif, produktif, adaptif, dan memiliki daya saing. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui diskusi kelompok, praktik langsung, serta pendampingan oleh dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator.

Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan kolaborasi yang menjadi modal penting dalam membangun usaha maupun memasuki dunia kerja.

Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendekatan berbasis life skills dan project-based learning, peserta didorong mengembangkan etos kerja, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan sehingga mampu menciptakan peluang ekonomi baru di sektor industri kreatif.

Ketua Karang Taruna Desa Curug Sangereng, Arsudin, menyambut baik pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi di bidang seni dan desain menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan pengangguran.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota Karang Taruna sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk berkarya dan berwirausaha di industri kreatif,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi ilustrasi manual untuk kebutuhan sablon yang disampaikan Dosen Desain Komunikasi Visual UMN, Tomy Fasial Alim. Sementara materi desain digital berbasis AI diberikan oleh Dosen Ilmu Komunikasi UMN, Indiwan Seto Wahyu.

Menurut Indiwan, teknologi AI kini menjadi salah satu solusi yang mampu mempercepat proses kreatif sekaligus meningkatkan efisiensi dalam industri desain sablon.

“Pemanfaatan AI dalam industri desain sablon memberikan efisiensi tinggi, mulai dari mempercepat eksplorasi ide visual hingga menyempurnakan kualitas gambar secara otomatis. Cukup dengan instruksi teks (prompt), AI mampu menghasilkan berbagai konsep desain, meningkatkan resolusi gambar, hingga mengonversinya menjadi format vektor yang siap cetak,” jelasnya.

Ia menambahkan, AI juga dapat membantu proses teknis seperti color separation, penghapusan latar belakang, hingga pembuatan mockup produk secara realistis hanya dalam hitungan detik.

“Dengan memasukkan prompt, AI dapat menghasilkan puluhan alternatif desain dalam berbagai gaya, seperti cyberpunk, vintage, anime, pop art, typography 3D, hingga minimalis. Hal ini memangkas waktu pengerjaan sehingga desainer maupun pelaku usaha sablon dapat lebih fokus pada proses produksi dan strategi pemasaran,” tambahnya.

Sebagai penutup kegiatan, tim dosen UMN menyerahkan bantuan berupa seperangkat peralatan sablon dan mesin press kepada Karang Taruna Desa Curug Sangereng. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan peserta sekaligus menjadi modal awal dalam membangun usaha sablon berbasis industri kreatif di tingkat desa. (Ril)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA