Diduga Panitia Kehabisan Stok, Festival Durian Banten 2020 Batal Digelar

waktu baca 3 menit
Rabu, 29 Jan 2020 23:46 21921 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Serang, Gagalnya pelaksanaan kegiatan Festival Durian Banten 2020 oleh pihak Dinas Pertanian Provinsi Banten yang rencananya akan dibuka oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, diduga kuat karena pihak panitia kegiatan kurang perencanaan dalam hal penyediaan stok Durian lokal Banten. Hal tersebut diperkuat oleh hasil pantauan MediaBantenCyber.co.id (MBC), pada Rabu (29/01/2020) sore, kebeberapa sentra kawasan penghasilan Durian lokal Banten seperti di Kecamatan Taktakan Kota Serang, Kecamatan Gunungsari serta Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang, sudah lewat musimnya.

Terkait benar atau tidaknya rencana pelaksanaan kegiatan Festival Durian Banten 2020 tersebut dilaksanakan tanggal 29 Januari atau 1 hingga 2 Pebruari 2020, beberapa tokoh masyarakat sangat menyayangkan adanya kesimpang – siuran rencana tersebut yang telah membuat warga masyarakat Banten kecewa. Hambali mantan aktivis Forum Kota (Forkot 98) kepada MediaBantenCyber.co.id (MBC), Rabu (29/01/2020) petang, menyatakan bahwa dirinya bingung dan mempertanyakan kinerja dari tim panitia kegiatan tersebut seperti apa ?, hingga menimbulkan polemik dan kekecewaan dikalangan masyarakat Banten.

“Terlepas informasi kegiatan tersebut hoax atau tidak dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2020, yang pasti pihak panitia telah mengecewakan warga masyarakat Banten pada hari ini. Harusnya jika informasi tersebut dianggap hoax, saya yakin orang – orang dari pihak panitia sudah ada yang mendengar berita yang dianggap hoax tersebut sudah menjadi trending topik di masyarakat karena memang sudah sangat masif berita tersebut beredar di masyarakat. Kemana peran dan kerja dari tim humas panitia untuk menjelaskan kepada warga masyarakat bahwa berita tersebut adalah hoax ?,” ujar Hambali.

Lebih jauh Hambali menambahkan bahwa, dirinya juga mempertanyakan untuk apa tujuan Festival Durian Banten 2020 tersebut diselenggarakan ?. Tentunya untuk hal yang baik dan positif, yaitu mengangkat citra Durian lokal khas Banten.

“Kegiatan tersebut yang menyelenggarakan adalah pemerintah daerah provinsi Banten. Seharusnya diselenggarakan di provinsi Banten untuk mengangkat Citra Durian lokal Banten (Serang Kota dan Kabupaten serta Pandeglang). Mengapa diselenggarakan di Alam Sutera Kota Tangsel ?. Festival tersebut pada dasarnya adalah pesta rakyat Banten, khususnya rakyat Serang Kota dan Kabupaten serta Pandeglang sebagai penghasil Durian lokal. Memang sebenarnya untuk siapa festival dan pesta Durian lokal Banten tersebut diselenggarakan ?,” tandas Hambali.

Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat Tangerang Raya yang tidak mau disebutkan identitasnya, menyatakan kekecewaannya atas polemik masalah rencana penyelenggaraan Festival Durian Banten 2020 tersebut. Nasrullah (nama samaran) tokoh Serikat Pekerja di Kabupaten Tangerang dan juga Handi tokoh masyarakat di Kota Tangerang Selatan, menyatakan sangat kecewa dengan pihak panitia.

“Untuk masalah festival Durian saja Pemprov Banten sudah “Membohongi” warga masyarakatnya, apalagi masalah upah buruh dan pekerja ?, saya rasa kebangetan itu panitia acaranya,” pungkas keduanya. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA