Agis Buka Jambore Sketsa Serang Sketchwalk, Dorong Kota Serang Lebih Hidup, Nyaman, dan Berkarakter

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Jun 2026 04:50 17 Deni Kusuma

KOTA SERANGWakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, secara resmi membuka Jambore Sketsa Serang Sketchwalk Volume 2 dengan tema “Merekam Jejak Merayakan Kisah” yang digelar di kawasan Taman Sari, Kota Serang, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan komunitas seni, pelajar, serta pegiat sketsa dari berbagai daerah. Para peserta tampak antusias menjelajahi berbagai sudut Kota Serang untuk dijadikan objek gambar, mulai dari ruang publik, aktivitas masyarakat, hingga kawasan bersejarah yang memiliki nilai estetika dan karakter kota.

Melalui kegiatan Sketchwalk, para peserta merekam kehidupan kota dalam bentuk visual sketsa yang menggambarkan suasana sehari-hari masyarakat Kota Serang dari sudut pandang yang lebih artistik dan humanis.

Dalam sambutannya, Agis menegaskan bahwa pembangunan Kota Serang tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik saja, tetapi juga pada upaya menghadirkan kota yang nyaman, hidup, dan memiliki kedekatan emosional dengan warganya.

Menurutnya, kualitas sebuah kota tidak semata-mata dilihat dari megahnya bangunan atau tertatanya jalan, melainkan juga dari pengalaman dan kesan yang dirasakan masyarakat saat berada di ruang-ruang kota.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik. Kami ingin Kota Serang menghadirkan rasa nyaman, aman, dan kesan yang membuat orang ingin kembali lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pembangunan berbasis rasa tersebut terus didorong melalui berbagai program, seperti penataan ruang publik, peningkatan kebersihan kota, serta kolaborasi dengan komunitas seni, pelaku kreatif, dan sektor pariwisata.

Agis juga menilai kegiatan Sketchwalk memiliki peran penting dalam memperkuat identitas kota. Selain menjadi wadah ekspresi seni, kegiatan ini juga berfungsi sebagai dokumentasi visual yang merekam karakter Kota Serang dari perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Melalui sketsa, kita bisa melihat kota ini dari sudut pandang yang berbeda. Ini bukan sekadar gambar, tetapi cara untuk merasakan kota,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa kenyamanan kota juga berpengaruh pada daya tarik wisata, yang pada akhirnya dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan sektor kreatif.

Pemerintah Kota Serang, lanjutnya, terus berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan sosial budaya agar kota tidak hanya berkembang secara infrastruktur, tetapi juga memiliki identitas dan jiwa yang kuat.

“Jangan sampai terasa kosong. Kita ingin Kota Serang tetap hidup dan berkesan,” tegasnya.

Kegiatan Jambore Sketsa Serang Sketchwalk Volume 2 ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat citra Kota Serang sebagai kota yang maju, kreatif, serta kaya akan seni dan budaya masyarakatnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA