Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, KRITIK KERAS Lambannya Pemkot Tangsel Tangani Pencemaran Kali Cisadane Akibat Longsornya TPA Cipeucang

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2020 23:25 543 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang, Pemerintah daerah Kota Tangerang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk SEGERA mengecek kandungan air kali Cisadane yang TERCEMAR akibat longsornya GUNUNGAN sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari Jum’at (22/05/2020) dinihari, sehingga berbagai macam matrial sampah tersebut terbawa aliran Air hingga memasuki sepanjang Kali Cisadane di wilayah Kota Tangerang. Hal tersebut disampaikan oleh H Turidi Susanto Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, dalam rilisnya yang diterima oleh MediaBantenCyber.co.id pada Selasa (26/05/2020) malam.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang tersebut, Pemerintah Kota Tangerang diharapkan untuk SESEGERA mungkin mengatasi masalah pencemaran air aliran Kali Cisadane akibat longsornya Gunungan Sampah di TPA Cipeucang milik Pemerintah Kota Tangsel tersebut,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang tersebut.

“Menjelang Idul Fitri tepatnya pada Sabtu, 23 Mei 2020 banyak pengaduan dan infomasi dari masyarakat tentang adanya pencemaran besar air Kali Cisadane. Kemudian saya memantau langsung ke beberapa titik lokasi Kali Cisadane memang keadaannya sangat memprihatinkan dan harus secepat mungkin diatasi, karena berpotensi mengganggu Ekosistem di Kali Cisadane tersebut dan juga kesehatan warga masyarakat Kota Tangerang,” tandas Turidi. 

Turidi juga menegaskan bahwa, Pemkot Tangerang harus ada Koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dua Walikota itu harus bertemu agar ada Win – win Solution dalam bentuk Kinerja, Tata Kelola dan Anggaran penanganan untuk melakukan Penyekatan aliran sampah di Hulu Kali Cisadane dan pengangkutan sampah serta Normalisasi Kali Cisadane.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang tersebut mengungkapkan, kiriman sampah itukan akibat longsornya Gunungan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari jum’at (22/05/2020) sehingga berbagai macam material sampah BERBAHAYA tersebut terbawa oleh aliran air hingga memasuki sepanjang Kali Cisadane di wilayah Kota Tangerang. 

Politisi Partai Gerindra tersebut juga SANGAT menyayangkan lambannya penanganan masalah pencemaran Kali Cisadane tersebut oleh pihak Pemkot Kota Tangerang Selatan. Seharusnya beberapa jam setelah kejadian menurut Turidi, bisa diantisipasi, “Namun saya melihat kurangnya Koordinasi dan Tanggung jawab Tugas pokok dan posisi (Tupoksi) dari tempat asal sampah itu berasal dan Minimnya Reaksi antisipasi dari Dinas yang terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Tangerang, sehingga kiriman sampah BERBAHAYA dari Gunungan sampah tersebut dapat mengalir dan mencemari Kali Cisadane.

“Sekarang sampah Berbahaya tersebut telah mencemari ekosistem di Kali Cisadane dan tidak menutup kemungkinan banyak sampah yang sudah mengendap di dasar sungai. Kita lihat saja, apa sikap dan tanggung – jawab dari Pemkot Tangerang Selatan untuk persoalan ini, dan kami juga menuntut adanya Reaksi Cepat dari Walikota Tangerang agar segera menggerakkan Tata Kelola Kinerja Dinas Terkait untuk mengangkat semua sampah kiriman itu dan mengecek kadar air atas pencemaran akibat sampah tersebut,” tegas Turidi Susanto.

Turidi menambahkan, Walikota harus turun kelapangan agar secepat mungkin melakukan pengalihan atau penyekatan arus air yang membawa sampah dan tentu harus dilakukan juga pengerukan Kali Cisadane karena di khawatirkan adanya pengendapan material sampah Berbahaya di dasar Kali Cisadane. 

Dirinya meminta agar aliran Kali Cisadane itukan panjang, maka sudah selayaknya para Camat, Lurah dan Kepala Dinas terkait untuk mencari tahu solusi yang terbaik agar Kali  Cisadane kembali terlihat indah dan bebas dari pencemaran dari unsur apapun, dan juga dirinya meminta agar Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan uji kadar air Kali Csadane tersebut.

Dalam hal ini kata Turidi, tentunya pihak Pemerintah Kota Tangsel harus membantu alokasi Anggaran sebagai bentuk tanggung – jawab yang jelas dan jangan menambah lagi kecemasan warga masyarakat atas kondisi Kali Cisadane saat ini dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” pungkas Turidi Susanto. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA