Aksi Peduli P2TEL Tangsel, Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Ibu Aminah janda Almarhum Pak Hasim

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Sebagai bentuk dan wujud implementasi kepedulian sosial yang dilakukan oleh para anggota dan pengurus Persatuan Pensiunan Telkom (P2TEL) Tangerang Selatan (Tangsel), bekerjasama dengan UPZ Baznas Telkom, WITEL Tangerang, MTTG WITEL Tangerang, Forsikatel Tangerang dan para donatur di luar P2TEL Tangerang Selatan pada Senin (19/02/2024) pagi, melaksanakan kegiatan Serah terima Bedah rumah Tidak layak huni milik Ibu Aminah janda almarhum bapak Hasim pensiunan PT Telkom Indonesia yang memiliki NIK 170213 dan beralamat di Jalan Swadaya RT 03/RW 03 Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.___________________Baca Juga : Diikuti 40 Sekolah, SMKP Puspa Wisata PGRI Serpong Gelar Aksi Peduli Anak Bangsa Serta Pentas Seni Budaya

Hadir dalam kesempatan tersebut, KPC Telkom Tangerang Yuri Gartina, KPBC P2TEL Kota Tangerang Selatan Budi Saptono, GM WITEL Tangerang Prio Sesanto beserta manajemen dan staf ibu Vike, pak Sadiran, Mbak Maria dan tim, petugas security, Ketua MTTG WITEL Tangerang Wawan, Ketua UPZ Baznas Telkom Johni Purwantoro, Koordinator UPZ Treg 2 Jakarta Faisal, mas Arda dan tim, Ibu-ibu Forsikatel Tangerang ibu Ida Prio dan tim, para donatur pak Aye, CDC, tokoh masyarakat, penerima bantuan Bedah rumah ibu Aminah janda almarhum bapak Hasim dan keluarga, bapak Wahyudiono dan panitia pelaksana serta bapak/ibu/rekan-rekan P2TEL Kota Tangsel yang telah berkontribusi dan bekerjasama secara kolaboratif dengan tulus dan ikhlas dalam kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU).

Dalam keterangannya kepada MediaBantenCyber.co.id di lokasi acara, Suradi selaku Ketua panitia bedah rumah P2TEL Tangerang Selatan menjelaskan bahwa aksi Peduli dan Kontribusi sosial yang dilakukan oleh Persatuan Pensiunan Telkom (P2TEL) Tangerang Selatan merupakan wujud Kepedulian sosial yang dilakukan melalui program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU).

“Saat ini masih terdapat beberapa pensiunan Telkom yang mempunyai rumah yang tidak layak huni. Dan bantuan bedah rumah tidak layak huni untuk para pensiunan Telkom dari Dapentel, Yakes Telkom, SEKAR dan CDC Telkom, saat ini belum bisa untuk memenuhi semua pengajuan yang disampaikan oleh para pensiunan Telkom,” terang Suradi.

Baca Juga : JHL Solitaire Tebar Pesan Cinta Kepada Tenaga Medis Lewat Aksi Peduli

Menurutnya, dari kegiatan bedah rumah tidak layak huni ini ada sebersit harapan bersama untuk turut membantu meningkatkan kelayakan rumah tinggal para pensiunan Telkom baik dari segi kesehatan maupun dari segi kenyamanan untuk ditinggali.

“Selain memberikan rasa empati dari para pensiunan Telkom maupun pihak lainnya dalam rangka membantu dana untuk pelaksanaan program bedah rumah ini, P2TEL Tangerang Selatan di penghujung tahun 2023 mendapatkan persetujuan usulan program bedah rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari UPZ Baznas Telkom,” ungkapnya.

Dan setelah melalui perjalanan dan perjuangan yang cukup panjang mulai pengajuan proposal kemudian dilakukan survey lokasi oleh Tim Rutilahu UPZ Baznas Telkom regional 2 Jakarta dan didampingi oleh tim WITEL Tangerang serta P2TEL Tangerang Selatan di lokasi rumah ibu Aminah janda almarhum pak Hasim pensiunan Telkom yang beralamat di Jalan Swadaya RT 03/RW 03 Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan pada 24 November 2023.

Baca Juga : Ikatan Alumni Front Aksi Mahasiswa Peduli Tenaga Medis

Kemudian pada Rabu, 6 Desember 2023 dilakukan peletakan bata pertama bedah Rumah Tidak Layak Huni oleh GM WITEL Tangerang yang merupakan program perdana UPZ Baznas Telkom khususnya UPZ TReg 2.

Sementara itu, Yuri Gartina selaku KPC P2TEL Tangerang Selatan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim baik di P2TEL Tangsel maupun UPZ Baznas Telkom yang telah menyampaikan ide cerdas nya hingga acara kegiatan bedah rumah tidak layak huni pensiunan Telkom dapat dilaksanakan dengan sangat baik.

“Awalnya rencana bedah rumah tidak layak huni ini melalui proses yang cukup panjang kurang lebih selama 2 tahun, dan alhamdulillah akhirnya proses yang cukup panjang itu dapat terkumpul dana dari para donatur sebesar Rp70 juta rupiah. Sehingga pada saat ini dapat kita saksikan bersama-sama rumah ibu Aminah dapat diselesaikan dengan kondisi yang sangat memuaskan bagi pemilik nya dan juga bagi kita semua yang telah bekerjasama dengan sangat baik,” tandasnya.

Baca Juga : Masalah Pencemaran, Pemkab Serang Dinilai Lebih Peduli Pengusaha Daripada Masyarakatnya | aksi peduli

Koordinator UPZ Baznas Telkom Treg2 Jakarta, Faisal mengatakan bahwa pelaksanaan program bedah rumah tidak layak huni ini adalah inspirasi yang sangat luar biasa dari P2TEL Kota Tangerang Selatan.

“Sudah sepantasnya ibu Aminah janda dari almarhum bapak Hasim pensiunan Telkom Indonesia ini mendapatkan bantuan bedah rumah tidak layak huni. Kalau selama ini kita bisa berbuat untuk membantu orang lain diluar pensiunan Telkom, maka pada hari ini syukur alhamdulillah kita dapat berbuat untuk sesama pensiunan Telkom,” ujarnya.

Johni Purwantoro, Ketua UPZ Baznas Telkom Indonesia menyatakan, pihaknya merasa bersyukur kepada Allah SWT bahwa pada hari ini dapat menyaksikan dan menghadiri kegiatan seremonial penyerahan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilakukan oleh P2TEL Tangerang Selatan.

Johni juga secara singkat menceritakan bahwa pada awalnya UPZ Baznas Telkom ini yang didirikan pada tahun 2021 hanya mencakup wilayah Provinsi Jawa Barat saja, dan sekarang wilayah kerja nya telah mencakup seluruh wilayah Indonesia (nasional).

“Saat ini jumlah para Muzaki (pembayar ZIS) di UPZ Baznas Telkom Indonesia telah mencapai sekitar 1.000 orang. Dan ke depannya kami memiliki target untuk terus menambah jumlah Muzaki di UPZ Baznas Telkom agar jumlah penerima bantuan berbagai program yang ada di UPZ Baznas Telkom dapat ditingkatkan baik jumlah orang penerimanya maupun jumlah anggarannya,”tuturnya.

Sambungnya, UPZ Baznas telah memiliki berbagai rencana program kerja setiap tahun, dan hingga saat ini sudah 70 persen program kerja yang sudah di serap oleh UPZ Baznas Telkom Indonesia. Seperti bidang Pendidikan, Kesehatan, Bedah rumah tidak layak huni, Kemanusiaan seperti pemberian bantuan kemanusiaan bencana alam, bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

“Kami juga telah melakukan program ATM beras di Bekasi, ini semua dapat terlaksana berkat adanya sinergitas yang sangat baik antara UPZ Baznas Telkom dengan MMTG, AKHLAK dan Telkom Indonesia,” katanya.

GM. Witel Tangerang Prio Sesantoso juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama yang sangat baik dan telah dilakukan oleh seluruh pihak sehingga kegiatan bedah rumah tidak layak huni terhadap rumah Ibu Aminah janda dari almarhum Hasim dapat dilaksanakan dengan sangat baik.

“Kegiatan ini bermula dari usulan P2TEL Tangsel dan disambut oleh UPZ Baznas Telkom. Dan satu hal yang harus diingat adalah sesuatu yang dilakukan itu, yang paling utama adalah sesuatu yang kita kerjakan itu membawa keberkahan, karena sesuatu yang dikerjakan tanpa keberkahan itu tidak ada nilai ibadah nya,” tandas Prio, mengakhiri sambutan singkatnya.

Kegiatan seremonial penyerahan rumah tidak layak huni tersebut diakhiri dengan pengguntingan pita oleh Prio Sesanto GM Witel Tangerang bersama Yuri Gartina KPC P2TEL Tangerang Selatan, Budi Saptono KBPC P2TEL Tangerang Selatan dan rombongan. Setelahnya dilanjutkan dengan peninjauan ke dalam rumah ibu Aminah. Dalam kesempatan tersebut, Forum Silaturahmi Istri Karyawan Telkom (Forsikatel) juga berkesempatan memberikan berbagai bingkisan kepada ibu Aminah sebagai bonus telah selesainya pelaksanaan bedah rumah tidak layak huni miliknya.

Saat dimintai konfirmasinya oleh MediaBantenCyber.co.id, dengan terbata-bata ibu Aminah menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh keluarga besar Telkom Indonesia, kepada UPZ Baznas Telkom dan khususnya kepada P2TEL Tangerang Selatan.

“Saya tidak dapat berkata apa-apa, saya sangat terharu sekali karena selama puluhan tahun rumah saya selalu kebocoran yang cukup besar saat musim hujan,” tutur ibu Aminah, sambil terisak-isak menahan rasa harunya.(BTL)

Satu tanggapan untuk “Aksi Peduli P2TEL Tangsel, Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Ibu Aminah janda Almarhum Pak Hasim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Hello
Can we help you?
.