Ilustrasi Sebelum terjadi perihal di atas, Ibu Asnah warga Cikareo saat itu mengantar anaknya untuk berobat ke puskesmas Jengkol Cikuya Kecamatan Solear, dirinya saat itu ditanyakan KK (Kartu Keluarga) dan Akta anaknya tersebut. Agar bisa dirujuk ke rumah sakit.
Bidan tersebut juga mengatakan, kalau gak ada KK nya susah, dan harus dimasukkan dulu ke KK nya anaknya dan dibuatkan Akta lahirnya, untuk bisa buatkan BPJS.
Baca Juga : Puskesmas Cikuya Gelar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona
“Agar bisa dirujuk ke rumah sakit besar, biar bisa dibedah (operasi), mengerti gak Bu,” kata bidan Puskesmas sambil tertawa kepada seorang ibu yang sedang mengantar anaknya berobat ke Puskesmas tersebut.
Menurut Bidan Puskesmas sambil tertawa kepada seorang ibu tersebut, dan dirinya juga menjelaskan, karena anaknya tersebut terkena TBC dan Kelenjar Getah Bening (KGB).
“Kasihan itu anaknya, masih panjang masa depannya, harus punya Akta, kenapa belum ada KK nya nih anak emang belum sekolah”, katanya menjelaskan sambil tertawa.
Dirinya menambahkan, Bagaimana Bu, ngerti gak. Bagaimana mau dirujuk nya”, tambahnya.
Saat itu di puskesmas datanglah Bidan desa Cirendeu, mengetahui hal tersebut dirinya langsung telepon ke kantor desa Cikareo. Dan setelah mengetahui kronologinya dan cerita dari si ibu tersebut, dirinya langsung terdiam.
“Semoga lekas sembuh ya anaknya bu”, katanya singkat. (Della)
Tidak ada komentar