BPS Kabupaten Pacitan Lakukan Kegiatan Pencatatan Data Registrasi Sosial Ekonomi

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Nov 2022 16:22 231 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Pacitan, Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan melaksanakan kegiatan pencatatan data Sosial ekonomi masyarakat selama hampir satu bulan penuh. Dan secara garis besar program 5 tahunan itu dilaksanakan dalam rangka menyusun satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi (REGSOSEK) yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober – 14 November  2022.

Mengomentari pelaksanaan program itu, Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pacitan, Drs. Rudy Handoko mengatakan “Tidak ada program baik yang bakal sukses, bila berdasar data yang keliru. Siapapun itu mau seluruh tim penyusunnya guru besar atau professor, tidak bakalan bisa berhasil apabila tidak dilandasi basis data yang benar” ujarnya.

Baca Juga : DIduga Ada Main Mata, Satpol PP Kota Tangerang “Tiarap” Tidak Berani Menindak Bangunan Pelanggar KDB Milik JCo Group

Melalui Regsosek, pria kelahiran Desa Ngumbul Kecamatan Tulakan itu berpesan, agar dalam pengambilan data untuk menggunakan metodelogi yang teruji sahih dan tidak direkayasa apapun.”

“Petugas tidak boleh asal isi, makanya statistik Pacitan harus bisa memahami karakteristik penduduk dan wilayah Pacitan. Kalau tidak demikian, akan ada potensi deviasi yang besar,” tegasnya.

Baca Juga : BPS Memprediksi, 2020 Ekonomi Banten akan Rada Suram

Salah satu petugas sensus BPS, Hety, yang merupakan salah seorang dari 139 petugas di Kecamatan Pacitan, sehari dirinya biasanya mendata rata-rata hampir 15 rumah.

Ditanya tujuan program itu, ibu muda dengan 4 putri itu menjawab, “Outputnya antara lain agar program pemerintah semacam Jaring pengaman sosial dan turunannya bisa tepat sasaran.”

Baca Juga : Gubernur Khofifah Perintahkan Kadis Terkait Koordinasikan Lahan Relokasi Warga dan Siapkan Anggaran BTT untuk Recovery Bencana Pacitan

Saat ditanya nilai upah untuk kerja hampir seharian penuh yang dimulai pukul 08.00 Wib hingga dzuhur dan dilanjutkan lagi pada pukul 14.00 Wib hingga selesai, wanita paruh baya yang beralamat di RT04 RW7 Perumnas Bangunsari itu menjawab malu-malu, “Ya 3,6 juta lebih sedikit.”(HB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA