MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Grobogan, Makanan Bergizi Gratis (MBG) Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, didemo warga pada April 2026 terkait tempat sampah depan dapur MBG, yang mana aliran airnya bikin bau mengalir ke rumah warga, selain itu suara bising musik di malam hari di dalam dapur MBG tersebut.
Dari kejadian atau peristiwa tersebut, ada tiga kesepakatan atau poin antara RT, warga dan kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang mana disaksikan oleh Tim awak MediaBantenCyber.co.id, supaya limbah airnya tidak mengalir ke area belakang rumah warga, dan dikarenakan banyak pedagang makanan juga yang mencium bau tak sedap dari bau air limbah sampah MBG. Dan di malam hari suara musik di dalam dapur MBG sangat kencang mengganggu warga yang sedang istirahat.

Dan pantauan dari tim awak mediabantencyber.co.id, saat warga melakukan pengecekan ke dapur Makanan Bergizi Gratis Mojoagung, ternyata benar, saluran air limbahnya masih bocor dan bikin bau kurang sedap. Menurut SG salah satu warga setempat mengatakan kepada tim awak mediabantencyber.co.id, bau tak sedapnya bikin pusing dan mau muntah.
“Ini melanggar kesepakatan awal, apalagi MBG kontrak 5 tahun, masa kami harus mencium bau kaya gitu setiap hari”, ungkapnya, kepada tim awak MediaBantenCyber.co.id pada Senin (27/04/2026).
Selain itu, warga dan tim awak mediabantencyber.co.id pun kembali ingin mengkonfirmasi kepala SPPG, Dimas, terkait perjanjian kesepakatannya ke warga, soal limbah dan sampah. Dan warga juga mempertanyakan dari kesepakatan tersebut, kenapa air limbahnya masih tumpah mengalir di samping rumah warga, dampaknya bikin mual dan muntah.

“Maka kalau masih ada timbul bau tak sedap dan tempat sampah di depan MBG tidak dipindahkan, kami akan melaporkan ke Dinas terkait, agar ditindaklanjuti”, tegasnya.
Dirinya menambahkan Mengenai pembuangan air limbah yang berdampak ke warga, agar dapur Makanan Bergizi Gratis dikenakan sangsi teguran atau penutupan.
“Kita minta bersama warga yang lainnya, Kalau bisa MBG dikasih teguran atau ditutup, kalau tidak mengindahkan”. pungkasnya. (Tim Henry)
Tidak ada komentar