Bupati Tangerang Zaki Iskandar Menandatangani Kesepakatan Penanganan Banjir Dan Longsor Wilayah Jabodetabekpujur

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2020 17:07 445 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menandatangan dokumen kemitraan bersama dan rencana aksi penanggulangan banjir dan longsor di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpujur), Penandatanganan tersebut secara digital melalui virtual menggunakan video Conference, Selasa (02/06/2020) pagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Lingkungan Hidup, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB) dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Hadir juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Banten Wahidin Halim Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bogor,  Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Cianjur, Bupati Bekasi, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang hadir didampingi Kepala BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa penandatanganan komitmen tersebut diharapkan bisa membuahkan hasil yang konkret terhadap penanggulangan masalah banjir yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Semoga dengan adanya kesepakatan ini masalah banjir di wilayah Jabodetabekpujur, khususnya di Kabupaten Tangerang akan bisa teratasi berkat adanya keselarasan dan komitmen bersama serta dokumen kemitraan bersama,” kata Zaki Iskandar.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian yang memimpin jalanya acara tersebut menjelaskan terkait penanganan banjir dan longsor di wilayah Jabodetabekjur dapat diatasi bersana oleh pimpinan daerah baik yang di hulu dan hilir.

“Hari ini kita melakukan kegiatan yang sangat penting dan monumental, kita melakukan penandatanganan komitmen bersama penanganan banjir di Jabodetabekjur, Masalah banjir dan longsor adalah masalah bersama dan saling keterkaitan antara satu daerah dengan daerah lainnya,” ujar Tito.

Menurut Tito pemerintah melihat ada kaitan antara daerah hulu terutama di daerah resapan air seperti di Bogor Cianjur dan kemudian daerah Tengah seperti Bogor kota Bogor Kabupaten serta Depok dan juga daerah – daerah Hilir yaitu Jakarta, Tangerang raya dan juga Bekasi.

“Kita melihat penanganan banjir masih dilakukan secara parsial karena apa yang terjadi di daerah hulu berpengaruh besar terhadap daerah tengah dan daerah hilir. Apa yang dilakukan daerah Hilir juga sangat penting karena berpengaruh juga kepada daerah – daerah yang lain,” ungkapnya.

Karena itu Tito melanjutkan, perlu dilakukan kegiatan kebersamaan upaya kerjasama antar daerah, untuk itulah presiden sudah mengadakan rapat langsung dengan kepala daerah terkait, Presiden meminta perlu adanya kerjasama terpadu antara daerah hulu tengah dan hilir. Demikian rilis yang disampaikan oleh Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang kepada MediaBantenCyber.co.id pada Rabu (03/06/2020) sore. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA