12 Jam Nonstop, Ratusan Dancer Kuasai Royal Baroe Kota Serang, Agis Turun ke Kerumunan – Pengunjung Histeris

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 14:15 415 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Royal Baroe berubah jadi lautan energi saat Banten 12 Jam Menari digelar, Minggu (3/5/2026). Selama 12 jam tanpa jeda, ratusan dancer tampil habis-habisan, menggabungkan tarian tradisional dan modern dance dalam satu panggung spektakuler yang menyedot perhatian ribuan warga.

Sejak pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, Perempatan Taman Sari dipadati penonton dari berbagai penjuru. Kerumunan mengular hingga ke dalam Pasar Royal, menciptakan suasana ramai yang tetap kondusif. Aktivitas jual beli pun justru ikut terdongkrak di tengah membludaknya pengunjung.

Antusiasme warga terlihat luar biasa. Tak hanya memadati jalan, sebagian penonton bahkan naik ke atap ruko demi mendapatkan pemandangan terbaik. Aksi para penari semakin memikat saat mereka turun langsung ke jalan, berinteraksi dengan penonton dan menghadirkan pertunjukan berlapis yang membuat suasana kian memanas.

Di tengah gemuruh acara, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, tampil tanpa sekat. Ia memilih turun langsung ke tengah kerumunan, menyapa warga, melayani swafoto, dan menikmati pertunjukan bersama masyarakat.

Kehadiran Agis di tengah warga menjadi sorotan tersendiri. Ia juga tampak berkeliling membeli makanan dan minuman dari para pedagang lokal, memberi dampak langsung pada perputaran ekonomi di sekitar lokasi acara.

“Ke depan, event seperti ini akan terus kita hadirkan. Tidak hanya tari, tetapi juga berbagai kesenian lainnya,” ujar Agis.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi langkah nyata mendorong Kota Serang sebagai “Kota Event” yang hidup dan dinamis, sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan.

Efeknya pun terasa signifikan. Selain menjadi hiburan rakyat, acara ini juga menggerakkan ekonomi warga. Pemerintah Kota Serang bahkan tengah menyiapkan rencana pembangunan pasar seni untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif.

“Ke depan, kita juga akan hadirkan pasar seni sebagai wadah bagi para pelaku kreatif,” tambahnya.

Banten 12 Jam Menari tak sekadar pertunjukan, melainkan simbol kebangkitan ruang publik yang hidup, di mana seni, masyarakat, dan ekonomi berpadu dalam satu momentum yang tak terlupakan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA