Sugiri Warga Cokrokembang Pacitan: Bernasib Kurang Beruntung yang Lagi Kesandung dan Terhuyung

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 14:53 654 admin22

MediaBantenCyber.co.id (MBC) Pacitan, Jatim; Warga Cokrokembang Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan, Sugiri (75) sungguh pilu dan bisa dijadikan pelajaran betapa pentingnya rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta atas berbagai nikmat anugerah yang kita miliki. Di usianya yang sudah memasuki senja dengan tubuh ringkih dan sisa-sisa tenaga, ia masih berusaha bertahan menyambung hidup dengan memungut bebatuan kecil di sungai kemudian dia pecah-pecah untuk dijadikan koral, kemudian dijual sebagai material untuk pembangunan.

Namun, Sunarko (45) entah dengan alasan apa, yang tidak begitu jelas, tiba-tiba memiting dan memukuli muka Sugiri sampai tulang hidungnya bergeser. Luka dalam itu mengharuskannya mendapatkan perawatan di RSUD Pacitan. Nyaris tulang mukanya dipermak.

Mendampingi anak sesaat sebelum terjadi tragedi penganiayaan

Tokoh masyarakat setempat, Tulus, menjelaskan, “Kalau menurut dokter memang disarankan operasi. Tapi kami sampaikan tentang kondisi sosial ekonomi dan kerepotan perawatan pasca operasi yang akan dihadapi pasien. Akhirnya disepakati untuk tidak operasi melainkan therapy luar.”

Pelaku penganiayaan, Sunarko sudah di sidik Polsek Ngadirojo. Guna pelaksanaan penegakan hukum selanjutnya. Perilaku kekerasan dan main hakim sendiri sungguh sangat meresahkan dan patut diberikan efek jera yang terukur kepada pelaku agar tidak menular.

Rumah kediaman Sugiri (75), Cokro Kembang Pacitan

Seorang suami, ayah dan kepala keluarga dengan kemampuan berpikir dan emosional kurang sempurna, Sugiri masih harus menanggungkan rasa sakit, pengasuhan kepada anaknya yang berkebutuhan khusus dan isterinya yang juga dalam keadaan stroke. Sungguh peruntungan duniawi yang sangat mengiris. Semoga dapat bersabar dengan cobaan ini, agar bisa menjadi tambahan kebaikan dan atau penebus segala khilaf.

Menempati rumah reyot yang sungguh kurang layak huni, keluarga kurang beruntung itu sangat membutuhkan pendampingan dan pemberdayaan. Sekretaris DPP Membela Kebenaran, H Bahtiar mengetuk hati muhsinin, orang-orang baik untuk memberikan empati dan simpati kepadanya keluarga Sugiri. “Open donasi bisa kontek ke hp 082142966428. Tugas kita lah untuk hadir menunaikan tanggung jawab sosial seperti itu.”. (Heri)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA