FMMB BSD Lakukan Aksi Tanggap Bantuan Korban Bencana Masamba Sulawesi Selatan

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Agu 2020 19:42 357 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Meski bencana banjir bandang di wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan telah berlalu, namun penderitaan para korban bencana alam tersebut masih belum berakhir. Untuk itu Forum Masjid Musholla BSD dan Sekitarnya (FMMB) Kota Tangerang Selatan telah mengirimkan relawan ke lokasi bencana sejak tanggal 24 Juli 2020 lalu.   

Berbagai bentuk bantuan telah diberikan untuk meringankan beban para korban bencana, termasuk pemberian bantuan 4 ekor Sapi pada hari Raya Qurban atau Idul Adha 1441 Hijriah kemarin, pemberian traumatic healing kepada anak-anak pengungsi, serta pembangunan hunian sementara (Huntara).

Melalui unit Aksi Tanggap Musibah (ATM), FMMB selalu ikut berkiprah dalam berbagai penanggulangan bencana alam di tanah air, seperti bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tengah, Tsunami Banten, hingga bencana banjir yang melanda wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan juga di Kabupaten Lebak Banten beberapa waktu lalu. Dan kali ini FMMB hadir di Masamba Sulawesi Selatan untuk membantu para korban banjir bandang.

“Sebagai organisasi sosial, kemanusiaan dan keagamaan, FMMB peduli terhadap penderitaan korban bencana alam,” ujar Ustadz Djindar Rohani, Ketua Presidium FMMB.

“Dan FMMB juga telah mengirim 3 relawan ATM ke lokasi bencana. Bill Lee Manji meluncur lebih awal ke Masamba untuk melakukan survey, pendataan dan asesmen awal untuk menentukan titik kegiatan Aksi Tanggap Musibah (ATM). Disusul oleh Ismukandar yang memimpin kegiatan aksi bantuan korban bencana serta Kak Thoyib yang melakukan traumatic healing kepada anak – anak pengungsi,” lanjut Ustadz Djindar.

Menurut Ustadz Djindar, FMMB menentukan bentuk bantuan yang diberikan sesuai kondisi kebutuhan di lapangan. Karena kebetulan berbarengan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, FMMB memberikan hewan Qurban berupa 4 ekor Sapi yang dagingnya dibagikan kepada para pengungsi. 

FMMB juga memberikan traumatic healing kepada anak-anak pengungsi yang tentu saja mengalami trauma dengan kejadian banjir bandang dan stress serta kejenuhan karena lamanya masa pemulihan. Bentuk bantuan yang juga sangat diperlukan adalah tempat tinggal yang lebih layak dari pada tenda – tenda pengungsian. Pilihan yang paling tepat adalah dengan membangun rumah Hunian Sementara (Huntara) karena bisa diselesaikan dengan cepat dan bisa digunakan dalam waktu yang cukup lama hingga adanya solusi hunian permanen.

“FMMB memang menfokuskan pada bantuan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para korban bencana. Karena momen nya bertepatan dengan hari Raya Qurban, maka kami bantu dengan memberikan hewan Qurban. Alhamdulillah terkumpul dana untuk 4 ekor Sapi,” terang Ismukandar selaku Koordinator ATM FMMB.

“Bentuk lain yang mungkin sering terlupakan adalah perlunya memulihkan psikologi para korban bencana, terutama anak-anak. Oleh sebab itu kami berikan traumatic healing. Kami bisa melihat antusiasme anak – anak pengungsi mengikuti kegiatan pemulihan psikologis. Mereka semua kelihatan ceria penuh tawa,” tandas Ismukandar menambahkan.

Kebutuhan para pengungsi yang tidak kalah pentingnya adalah rumah hunian yang bisa segera digunakan, agar mereka bisa pindah dari tenda-tenda pengungsian. Maka FMMB memutuskan untuk membangun Hunian Sementara (Huntara). Sebab ATM FMMB selama ini sudah sangat berpengalaman dalam membangun Huntara dari berbagai kejadian-kejadian bencana alam sebelumnya, seperti bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tengah serta Lebak Banten.

Dan perlu diketahui bahwa standar Huntara yang dibangun oleh ATM FMMB tersebut  sudah mendapat pengakuan banyak pihak, termasuk dari Non-Government Organization (NGO) Asing, karena kwalitas Huntara yang yang dibangun oleh FMMB tersebut telah mendapat pengakuan berbagai pihak adalah sangat baik.

“Alhamdulillah, sudah selesai kita bangun satu Huntara. Saat ini ATM FMMB sudah memulai pembangunan dua Huntara berikutnya sekaligus, sambil terus menggalang dana untuk pembangunan Huntara-huntara selanjutnya. Target kami adalah membangun 100 Huntara di Masamba Sulawesi Tengah. Untuk itu kami mengetuk pintu hati para dermawan untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan Huntara untuk para korban musibah bencana banjir bandang di Masamba,” pungkasnya. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA