Oleh: Andi Irawan MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Menyelami suasana Ramadhan 1442 hijriah nampaknya semakin terasa sangat spesial bagi penulis untuk belajar lebih khusyuk menyerap energi apa yang menjadi pesan Ramadhan kali ini, seiring dengan itu selain kembali memaknai apa yang menjadi tujuan ibadah shaum dan ibadah lainnya yang tertuang dalam pesan yang sangat populer Alquran QS Al- Baqarah 2:183, yang artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”.
Ada kabar duka bagi bangsa kita tercinta, hari Minggu, tanggal 25 April 2021 tepat di bulan tanggal 13 Ramadhan 1442 hijriah penulis tergerak merekam suatu tragedi mendebarkan hati, ketika pemberitaan tentang musibah yang datang dari para kesatria tanah air kita tercinta, yaitu Dunia Pertahanan dan keamanan hari ini, khususnya TNI angkatan laut sedang diliputi rasa keprihatinan yang mendalam.
Ada keharuan dan harapan, saat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ( Berita Video YouTube) menyemangati pencarian KRI Nanggala 402, beliau berucap: “Di sini Panglima TNI, saya turut prihatin dengan kejadian yang dialami prajurit TNI Nanggala 402 dan personil di dalamnya, kita akan terus melaksanakan pencarian dan pertolongan, serta mengerahkan segenap kemampuan untuk membawa pulang kembali saudara-saudara kita prajurit TNI Nanggala 402 kepada keluarga mereka, mari kita senantiasa berdoa semoga keluarga kita prajurit TNI Nanggala 402 dalam kondisi selamat dan segera kita temukan, tabah sampai akhir”
_____________Indahnya Menyelami Ilmu Waris Islam
Semboyan Korps Kapal Selam “Tabah Sampai Akhir” (“Wira Ananta Rudira”) yang berarti “Tabah Sampai Akhir”, menggema di jagad dunia maya menandai peristiwa hilang kontak KRI Nanggala 402 di perairan Selat Bali, dikabarkan pada dinihari tanggal 21 April 2021 oleh berbagai media online. Dilansir dari berita online Kompas.com, diberitakan sebelumnya, kapal selam milik Indonesia yaitu KRI Nanggala 402 dikabarkan hilang kontak pada Rabu (21/04/2021) pagi.
Kapal ini merupakan salah satu kapal selam yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia pada 1981. Dikabarkan selanjutnya yang dilansir juga dari Kompas.com kemudian, KOMPAS.com, Kapal selam KRI Nanggala 402 resmi dinyatakan tenggelam (subsunk) pada hari Sabtu (24/04/2021). Penetapan status ini berdasarkan penemuan peralatan kapal yang keluar akibat terjadi retakan.
“Dengan ditemukannya peralatan yang sudah keluar ini, terjadi keretakan. Memang terjadi tekanan kedalaman yang dalamnya sampai 700-800 meter, ini tentunya terjadi keretakan terhadap kapal selam tersebut,” ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam konferensi Pers, Sabtu (24/04/2021). Tenggelamnya KRI Nanggal 402 menjadi duka tak hanya bagi TNI AL, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia.
Kabar duka ini sangat menyentuh relung terdalam penulis, ketika teringat bahwa peristiwa yang mengharukan ini masih dalam bulan pendidikan umat Islam khususnya bagi kaum yang beriman, semoga kita semua dapat menyelami pesan Ramadhan 1442
hijriah terasa spesial ditengah kondisi keprihatinan dunia atas pandemi yang masih kita alami saat ini, semoga jiwa kesatria tertanam dalam diri kaum beriman untuk tetap tangguh, menghadapi ujian hidup hingga akhir, mari kita sejenak menengadah kepada Sang Pemberi Kepastian Hidup Allah SWT yang Maha Perkasa dan Bijaksana, bahwa kami segenap umat Islam serta bangsa Indonesia seluruhnya memohon agar Engkau Tuhan Kami, berkenan menerima para ksatria Kusuma bangsa yang telah berjuang dengan segenap jiwa raga mereka dalam pelukan Ridho-Mu, semoga kami sebagai hamba-Mu yang masih lalai atas ibadah Ramadhan hari ini, memohon Rahmat dan ampunan-Mu Ya Allah, semoga kami dapat memetik hikmah dan pesan ketangguhan hingga akhir dari Mu ya Rabbi, untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat sejati tak terhingga kelak, Aamiin. (BTL)
Penulis adalah Insan Pembelajar Indonesia.
Tidak ada komentar