MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Pacitan, Segenap jamaah dan takmir Masjid Al Muhajirin, Perumnas Bangunsari Kabupaten Pacitan, berhasil mengumpulkan dana santunan yatim piatu dan dhuafa‘ belasan juta rupiah hanya dalam kurun waktu sekitar dua minggu lebih.
Alhamdulillah infak untuk santunan terkumpul Rp13.200.000 dan akan dibagi masing-masing asnaf Rp200 ribu sehingga ada 66 calon penerima santunan anak yatim atau dhuafa,” kata Takmir Masjid Al Muhajirin.
Dari sejumlah penerimaan dana santunan itu, mereka tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan. Di antaranya dari Desa Bangunsari sendiri, beberapa di Kecamatan Arjosari, Tulakan, Desa Gunungsari, Pagutan, Wonokarto dan lain-lain.

Baca Juga : FDKM Kota Tangerang Selatan dan Pondok Aren Ajak Jamaah Wakafkan Hartanya untuk Beli Mobil Ambulance
Secara khusus, takmir yang diketuai oleh Gatut Winarso dengan Sekretaris Amat Siswanto, mengucapkan “Terima kasih yang sebesar- besarnya kepada para jamaah masjid Al Muhajirin atas partisipasi pengumpulan dana santunan, tenaga dan pemikiran sehingga agenda acara pemberian santunan sekaligus berbuka puasa pada Jum’at (22/04/2022) dapat berlangsung dengan sukses.
“Semoga menjadi catatan amal kebaikan bagi panjenengan sedoyo di bulan Ramadhan yang mulia ini aamiin YRA,” ucapnya.

Wajah-wajah sumringah nampak menghiasi anak-anak yatim piatu dan mustadh’afin yang menerima santunan dan secara simbolis diwakili oleh para penerima terdekat. Tentu angka sebesar itu tidak mencukupi untuk menutup seluruh kebutuhan, tetapi sungguh sangat berarti. Chaerul (55) seorang dhuafa’ yang tidak lagi punya tempat tinggal misalnya, dengan suara yang terbata-bata dirinya mengucapkan terima kasih kepada segenap jamaah Masjid Muhajirin.
“Ya Allah, moga-moga dilipatgandakan pahala bapak ibu atas infaq sedekahnya, diberkahi harta yang ditinggalkan. Kebetulan dompet saya hanya berisi 10 ribu beberapa hari ini. Sekarang menjelang idul fitri dapat rezeki. Maturnuwun Gusti Allah, melalui jamaah masjid Muhajirin kemurahan-Mu tercurah jua sampai kepada kami,” tutur Chaerul, sambil berlinang air matanya.(HB)
Tidak ada komentar