MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Dalam rangka menghibur dan membahagiakan hati anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia, Yayasan Relawan Aksi (YRA) Annaba Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Minggu (07/08/2022) sore atau Ahad, 10 Muharram 1444 Hijriah, menggelar kegiatan Perayaan Lebaran Anak Yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posko Sekretariat Yayasan Relawan Aksi Annaba yang berlokasi di jalan Musyawarah Dalam III No. 193 D RT 04 RW 012, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang.
“Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.” (HR Thabrani dari Abu Hurairah).
Menurut Ayah Tito WR, selaku Ketua Pembina Yayasan Relawan Aksi Annaba, kutipan hadist diatas merupakan salah satu dasar diselenggarakannya kegiatan Lebaran Anak Yatim oleh YRA Annaba. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus harian (BPH) YRA Annaba, antara lain, Bunda Syamsiah Ketua YRA Annaba, Mas Bambang Tejo Lestioro Sekretaris YRA Annaba, Bunda Annisa Ulfah Bendahara YRA Annaba, Dai muda YRA Annaba Ustadz Yofie, tamu undangan khusus Babeh Tingo ahli Therapist dari Ormas MHK dan juga Uwa Evie Aktivis Sosial Kota Tangsel. Sementara utusan perwakilan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel, baru dapat hadir pukul 18.00 Wib ke Posko Sekretariat YRA Annaba usai acara berakhir.

“Keluarga besar YRA Annaba bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah hari ini dapat merayakan Idul Yatama/Lebaran anak Yatim bersama-sama dengan anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia binaan Yayasan Relawan Aksi Annaba. Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh rasa suka cita, hati yang berbahagia dan damai serta tersenyum manis diwajahnya para anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia binaan Annaba,” kata Ayah Tito WR.
Ditambahkan oleh Ayah Tito, semula pihak YRA Annaba mengundang sebanyak 75 orang anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia binaan Yayasan Relawan Aksi Annaba, akan tetapi diluar perkiraan semula yang datang ke acara Lebaran Anak Yatim Annaba ternyata bertambah menjadi 85 orang.
“Sungguh sangat bersyukur dan alhamdulillah kita pada hari yang sangat istinewa bagi anak-anak Yatim ini, kita dapat bertemu dan berkumpul dalam suasana yang berbahagia. Ayahnya Tito selalu berulang-ulang berpesan kepada anak-anak ku Annaba yang Yatim dan piatu, janganlah kalian merasa berkecil hati, malu apalagi minder, akan tetapi tampakanlah potensi diri kalian ya anak-anak ku yang Ayah Tito dan Bunda Syamsiah cintai dan sayangi,” ujarnya.

“Karena Ayah Tito sendiri sewaktu kecil dalam usia 5 tahun sudah ditinggal pergi (wafat) oleh ibundanya yang tersayang, dan saat usia ke 10 tahun Ayah Tito ditinggal wafat oleh Ayahanda tercinta, namun Ayah Tito tetap bersekolah dan disekolah mulai SD, SMP dan SMA Ayah Tito selalu berprestasi dan dapat juara di Kelasnya. Bahkan saat di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Favorit di Kuningan Jawa Barat, AyahbTito dipilih sebagai wakil Ketua OSIS yang begitu sangat luar biasa. Ayah Tito kecil dahulu tidak merasa malu, minder dan malas,,malahan begitu bersemangat menerima kepercayaan amanah yang diberikan oleh teman-teman beserta para guru di sekolah,” tandasnya.
Lanjut Ayah Tito, menyayangi, melindungi dan menyantuni anak yatim merupakan anjuran dari Allah dan Rasulullah SAW. Dan anak yatim mempunyai kemuliaan tersendiri di hadapan Allah dan Rasul-Nya. Karena Rasulullah SAW juga lahir dalam keadaan yatim. Ayahnya meninggal dunia saat Rasulullah masih dalam kandungan. Dan salah satu dalil yang menguatkan untuk menyantuni anak yatim adalah sebagai berikut : Rasulullah SAW bersabda : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini. Kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan keduannya” (HR. Bukhari).
Dalam kesempatan yang sama, Ayah Tito menyampaikan ucapan terima dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para Donatur dan Dermawan Setia YRA Annaba yang telah turut serta mendukung dan mensuport kegiatan Lebaran Anak Yatim-piatu Dhuafa Lansia YRA Annaba, antara lain :

3.Ibu Hj. Yati Desliyati beserta Keluarga Samsul Bahri & Almarhum (Orang Tua & Mertua).
8..ibu Hj Masniwati diberikan kesehatan kesuksesan keberkahan-Nya.
Sementara itu, pimpinan Majelis Dzikir MHK Kota Tangsel, Babeh Tingo yang didaulat oleh MC Ustadz muda Mas Yofie untuk memberikan pencerahan serta motivasi nya kepada anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia binaan Annaba, mengingatkan bahwa anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia binaan Annaba harus selalu ingat Kepada Allah SWT dalam semua aktivitasnya, dan tidak boleh menyekutukan-Nya.
“Minimal selalu mengucapkan dalam hati, Allahu Allahu, Allahu, dan harus selalu menunaikan shalat lima waktu itu tepat waktu tidak boleh lalai apalagi meninggalkan shalatnya, karena shalat itu sebagai “Tiang Agama” dan tidak lupa jangan tinggalkan untuk selalu beramal sholeh yaitu berinfaq dan bersedekah, berbagi kepada anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia,” ajak Babeh Tingo.
Sebelum akhir acara, Bunda Syamsiah selaku Ketua YRA Annaba mengajak anak-anak yatim-piatu, dhuafa dan lansia Annaba yang belum bisa dan mau belajar membaca Al-Qur’an, dipersilahkan untuk datang ke Posko Sekretariat YRA Annaba untuk belajar membaca Al-Qur’an yang langsung diajarkan dan dibimbing oleh Bunda Syamsiah. Dan Bunda Syamsiah berjanji akan memberikan celengan tabungan buat yang hadir akan diberikan uang jajannya @Rp.10.000/hari bagi yang rutin dan Istiqomah hadir untuk belajar mengaji ke Posko Sekretariat YRA Annaba.
Dan kegiatan penutup dilanjutkan oleh Bunda Syamdiah dan Bunda Annisa Ulfah dengan membagikan 30 Nasi Box donasi dari Bunda Hj. Dini Vila Dago Tol dan juga membagikan uang Santunan/Jajan sebesar Rp 1,5 juta rupiah untuk 75 anak-anak Yatim-piatu donasi dari Bapak Puji Iman Jarkasih, SH serta dari Ayah Tito WR, dan juga dibagikan Paket Sembako kepada seluruh anak-anak Yatim-piatu, dhuafa dan lansia yang hadir di acara Lebaran Anak Yatim Yayasan Relawan Aksi Annaba.(BTL)
Tidak ada komentar