TOLAK Timnas U-20 Zionis Israel Datang ke Indonesia, Karena Mereka Negara Penjajah Bangsa Palestina!

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Mar 2023 12:46 361 Redaksi

Oleh: M. Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan) MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Bandung, Zionis Israel disepakati sebagai NEGARA PENJAJAH yang terang-terangan menduduki negara Palestina. Seruan dunia tidak didengar oleh Zionis Israel yang merasa mendapat perlindungan negara adi kuasa Amerika. Apapun hubungan Israel dengan Amerika tidak dapat menghapus status Israel sebagai NEGARA PENJAJAH. Sangat ironi, saat ini masih ada NEGARA KOLONIAL TERKUTUK model Israel. Dikutuk oleh bangsa Palestina dan dikutuk oleh negara-negara di dunia._____Baca Juga :Tolak Negara ZIONIS Israel Ikut Piala Dunia U-20 dan Tutup Museum Holocaust | datang

Indonesia adalah negara merdeka yang KONSTITUSINYA MENGHARGAI KEMERDEKAAN dan tidak mentoleransi penjajahan. Karenanya dalam kasus Israel-Palestina berulang kali dinyatakan Indonesia mendukung perjuangan bangsa Palestina. Ketika muncul isu kemungkinan Indonesia membuka hubungan diplomatik, segera para pejabat menepisnya.

Ada keanehan dalam konsistensi dukungan pada perjuangan Palestina. Pertama  banyak tokoh bahkan pejabat diam-diam datang ke Israel memenuhi undangan Zionis. Kedua, membuka Museum Zionis Holocaust di Minahasa, museum propaganda Israel. Ketiga, siap menerima Timnas U-20 Israel untuk bertanding di Indonesia.

Kejuaraan yang akan dilaksanakan bulan Mei 2023 ini jelas bertentangan dengan semangat Menlu Indonesia Retno Marsudi yang menyatakan di depan DK PBB bahwa 2023 adalah “tahun kemajuan” penyelesaian Palestina “menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mengakhiri okupasi Israel”. Ternyata faktanya 2023 adalah tahun kemunduran “welcome Israel”.

Baca Juga : Amnesty Internasional Sebut Zionis Israel Sebagai Negara Apartheid | tolak datang

Di sisi lain dengan menerima Israel maka PSSI dan Pejabat Indonesia secara terang-terangan telah melanggar UUD 1945. UUD 45 menegaskan bahwa “kemerdekaan ialah hak segala bangsa”, “penjajahan di atas dunia harus dihapuskan”, “karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”. Israel adalah negara penjajah yang menurut UUD 1945 “harus dihapuskan”. Israel harus dihapus dari peta dunia.

Kedatangan Timnas U-20 Israel harus ditolak oleh Indonesia sebagai tuan rumah. Rakyat dan umat Islam Indonesia berhak dan berkewajiban untuk beraksi keras untuk menolak. Demi kewibawaan Konstitusi dan konsistensi dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina. Ketum PSSI dan Presiden RI harus berteriak atas nama bangsa.

Baca Juga : Lembaga AWG Gelar Aksi Bela Masjid Al Aqsa Palestina, Kecam dan Mengutuk Kebrutalan Zionis Israel | tolak datang

Tapi sayang, Ketum PSSI Erick Thohir bukan teriak atas nama dan demi kepentingan bangsa tetapi terkesan sebagai BUDAK Zionis Israel. Erick Menyatakan siap menjamin keamanan Timnas Israel. Mengapa menekankan pada jaminan? Semestinya Ketum PSSI menjelaskan rawannya kondisi dan sikap Indonesia sehingga FIFA dapat membatalkan Israel untuk bertanding di Indonesia.

Presiden Jokowi juga tidak boleh diam saja. Apalagi jika dengan senyum atau sumringah atas kedatangan Timnas Israel. Buktikan ucapan yang pernah dipidatokan saat Penutupan  Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa OKI ke-5 di Jakarta tahun 2016 : “Boikot produk Israel! “. Ia meminta negara-negara OKI meningkatkan tekanan pada Israel. Dukung penuh pada bangsa Palestina.

Israel adalah VIRUS PERADABAN, musuh kemanusiaan dan induk kejahatan. Sewenang-wenang dalam menindas Palestina. Membunuh dan membantai anak-anak dan wanita. Menodai rumah peribadahan. Merampok dan menduduki tanah secara paksa. Zionis Israel adalah Iblis yang berwajah manusia. Go to hell with your football!

Kata Ketum PSSI Erick Thohir jangan campurkan olahraga dengan politik. Sungguh NAIF dan BODOH ucapan tersebut, bukankah dulu Presiden Soekarno lantang menolak Israel saat Asian Games di Indonesia tahun 1962. Lalu FIFA mencoret Rusia dengan alasan menyerang Ukraina pada Piala Dunia di Qatar tahun 2022. Itu bukti campurkan olahraga dengan politik. Banding Rusia ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) ternyata juga ditolak. 

Baca Juga : PALESTINA INSYA ALLAH AKAN SEMAKIN KUAT | zionis israel datang

Bagi rakyat dan bangsa Indonesia tidak ada pilihan selain: TOLAK ZIONIS Israel. Begitu juga seharusnya Pemerintahan Jokowi jika masih bersendi pada Konstitusi atau UUD 1945: TOLAK ZIONIS Israel!

Menerima Israel adalah pengkhianatan negara, pengkhianatan konstitusi dan pengkhianatan kemanusiaan. Rugi Indonesia jika kelak dimana-mana bendera Israel dibakar rakyat. Jokowi pun  bertanggungjawab. Israel datang, Jokowi harus pulang!.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA