Generasi Muda Mathla’ul Anwar Apresiasi Pembukaan Segel Rumah Doa Tesalonika di Teluknaga

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 15:06 284 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang — Generasi Muda Mathla’ul Anwar menyampaikan apresiasi atas dibukanya kembali segel Rumah Doa Jemaat Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk komitmen menjaga kebebasan beragama dan toleransi di Indonesia.

Ketua Umum Generasi Muda Mathla’ul Anwar, Ahmad Nawawi, mengatakan bahwa langkah tersebut patut diapresiasi karena mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi hak beribadah setiap warga negara.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya Kementerian Agama RI, Kementerian HAM, serta pemerintah daerah setempat yang telah membuka kembali segel Rumah Doa Jemaat Tesalonika di Teluknaga pada Senin (6/4/2026),” ujar Nawawi, Rabu (7/4/2026).

Ia menegaskan bahwa kebebasan menjalankan ibadah merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh negara. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai toleransi serta saling menghormati antarumat beragama.

“Saya kembali mengingatkan bahwa kebebasan beribadah bagi setiap pemeluk agama dijamin oleh konstitusi. Untuk itu, semua pihak harus menghormati dan mengamalkan semangat toleransi tersebut,” lanjutnya.

Nawawi juga mengajak kelompok mayoritas untuk dapat berperan sebagai pelindung bagi kelompok minoritas. Menurutnya, persoalan agama adalah ranah keyakinan yang bersifat pribadi dan tidak dapat dipaksakan.

Sebelumnya, beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan penyegelan Rumah Doa Jemaat Persatuan Oikumene Umat Kristiani (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Dalam video tersebut, tampak sejumlah massa bersama aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang plang segel di bangunan rumah doa.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) usai ibadah Jumat Agung dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.

Salah satu tanggapan datang dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melalui Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian, Pdt. Etika Saragih, yang menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kebebasan beragama di Indonesia. (Ril)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA