71 Juleha Kota Serang Dikukuhkan, Wakil Walikota Serang Siapkan Pengobatan Gratis hingga Santunan Kecelakaan Kerja

waktu baca 3 menit
Minggu, 10 Mei 2026 15:09 456 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Sebanyak 71 juru sembelih halal (Juleha) resmi dikukuhkan di Kota Serang usai mengikuti pelatihan intensif yang digelar di Ponpes Modern Al-Muhaimin Serang, di Jalan Ujung Citra Gading, Kelurahan Karundang Jaya, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia.

Pelatihan Juleha angkatan ke-8 itu menghadirkan tenaga profesional dan instruktur berpengalaman yang memberikan pembekalan teori hingga praktik langsung penyembelihan halal sesuai syariat Islam. Program tersebut sebelumnya juga telah melahirkan ratusan juru sembelih halal di Kota Serang.

Dalam sambutannya, Agis menegaskan bahwa keberadaan Juleha memiliki peran penting dalam menjamin proses penyembelihan yang halal, higienis, aman, dan sesuai standar kesehatan pangan.

“Kita memahami bahwa halal bukan hanya soal hasil akhirnya, tetapi juga prosesnya. Karena itu, keberadaan Juleha memiliki peran strategis dalam memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat terhadap produk pangan yang dikonsumsi,” ujar Agis.

Ia berharap seluruh pengurus DPC Kecamatan se-Kota Serang yang telah dikukuhkan mampu menjalankan amanah dengan baik serta aktif memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat terkait penyembelihan halal.

“Jadilah mitra pemerintah dalam memperkuat ekosistem halal di Kota Serang,” katanya.

Agis juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan secara serius agar ilmu dan keterampilan yang didapat dapat diterapkan secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi syariat Islam serta memperhatikan kesejahteraan hewan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Serang mendukung penuh peningkatan kompetensi masyarakat, termasuk melalui pelatihan dan sertifikasi Juleha.

“Semoga ke depan semakin banyak juru sembelih halal yang tersertifikasi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan industri halal,” ucapnya.

 

Pada kesempatan itu, Agis turut menyoroti tingginya risiko pekerjaan seorang juru sembelih halal. Ia mengakui pekerjaan tersebut membutuhkan kemampuan teknis dan kesiapan mental karena potensi kecelakaan kerja cukup tinggi saat proses penyembelihan berlangsung.

 

“Ada saja hewan yang mengamuk atau justru bisa melukai juru sembelihnya,” jelasnya.

 

Karena itu, Pemkot Serang berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap kesehatan dan keselamatan para Juleha. Agis menyebut para juru sembelih halal nantinya akan mendapatkan fasilitas medical check up gratis. Bahkan, pengobatan hingga santunan bagi Juleha yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas juga akan ditanggung.

 

“Kita nanti akan surati lembaga kesehatan yang ada, agar Juleha Kota Serang diobati gratis kalau terjadi kecelakaan,” tegasnya.

 

Selain itu, Pemkot Serang juga berupaya mencarikan solusi agar seluruh Juleha di Kota Serang dapat memperoleh sertifikasi kompetensi secara menyeluruh.

 

Sementara itu, Ketua DPD Juleha Kota Serang, Agus Heriadi, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis sekaligus meminimalisir kecelakaan kerja saat proses penyembelihan berlangsung.

 

Menurutnya, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung penyembelihan hewan serta pembekalan mengenai tata cara penanganan dan pembersihan hewan setelah dipotong.

 

“Pelatihan tidak berhenti sampai di sini. Mereka juga akan mendapatkan pembekalan pengelolaan mengenai cara pembersihan hewan setelah dipotong,” katanya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA