Ilustrasi MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Dugaan menantang dan pengancaman penyiraman air keras terhadap wartawan terjadi di Kampung Pondok Kelor Rt 02/02, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Kali ini seorang pengedar sekaligus bandar obat keras tipe G tramadol dan sejenisnya inisial E menantang dan mengancam akan menyiram wajah wartawan Media Banten Cyber (MBC) Igor, dengan air keras.
Kejadian berawal saat wartawan MBC (Igor) menegur pengedar_obat keras tersebut, karena keberatan adanya isu wartawan MBC mendapat kontribusi. Padahal sedikitpun wartawan MBC tidak pernah meminta.
Usai mendapat teguran dari wartawan MBC, pengedar obat keras tersebut memasang status whats app dengan kata-kata “Banyak anjing di luaran. Tapi imut mukanya, pengen gw siram aja pakai air keras, saking lucu mukanya”.
Saat ditegur oleh salah satu teman wartawan MBC mengenai status Whatsap, pengedar_obat keras tersebut langsung menunjukkan whatsapp wartawan MBC, dan sudah jelas status tersebut untuk wartawan MBC.
“Begitu saya lihat statusnya, langsung saya tegur pengedar obat keras tersebut, maksudnya itu status buat siapa, lalu dia tunjukkin whatsapp Bang Igor ke saya, ini jelas ditujukan Buat Bang Igor,” ucap salah satu teman wartawan MBC, inisial SM, Minggu (17/5/2026).
Menurut SM, selain memasang status whats app pengancaman penyiraman air keras, pengedar obat keras tersebut whats app dan menelpon dirinya, dengan nada sedikit agak keras menantang wartawan MBC.
“Dia (Pengedar obat keras) whatsapp ke saya, katanya Bang Igor tidak boleh usik – usik usahanya, dia tidak pernah ikut campur rumah tangga Bang Igor, terus telpon saya katanya dia punya bekingan, tidak takut sama Bang Igor,” tuturnya.
Selain itu kata SM, saat telponan nada bicara pengedar obat keras tersebut kasar yang ditujukan untuk wartawan MBC, bahwa pengedar obat keras tersebut merasa tersinggung dengan adanya teguran dari wartawan MBC.
“Waktu telponan sama saya, dia (Pengedar obat keras) sepertinya marah, dia bilang Bang Igor pendatang, dan dia (Pengedar obat keras) asli pribumi, terus dia bilang Bang Igor jangan ganggu usahanya,” ungkap SM.
Disisi lain wartawan MBC, Igor mengaku mendapat whats app dari terduga pengedar obat keras tipe G inisial E. Dalam whatsapp-nya, E meminta wartawan MBC datang ke rumah E bilang ingin meminum kopi.
“Saya di WA sama dia (Pengedar obat keras), katanya datang aja ke rumahnya kalau ingin ngopi sambil ngobrol, tapi permintaannya saya tolak, saya tidak mau datang ke rumahnya, takut ada fitnah yang tidak-tidak,” terangnya.
Sementara itu pengedar obat keras tipe G di Pondok Kelor, inisial E saat dikonfirmasi via pesan singkat whatsapp mengatakan, bahwa dirinya masih penjual obat keras tersebut, terkadang di kediamannya dan di tempat kerjanya.
“Paling jual buat di pabrik anak-anak saya doang. Emang kenapa bang,” singkatnya. (Red)
Tidak ada komentar