Pengurus HMPS Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten periode 2026 mengikuti kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja sebagai langkah awal penguatan kapasitas organisasi serta penyusunan program kerja selama satu periode kepengurusan. MediaBantenCyber.co.id (MBC), Serang — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) selama dua hari, Sabtu–Minggu, 12–13 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Kepemimpinan Berintegritas guna Mewujudkan HMPS PBA yang Solid dan Berorientasi pada Aksi Nyata” ini menjadi langkah awal kepengurusan periode 2026 dalam menyusun arah gerak organisasi.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kaderisasi formal, tetapi juga dirancang sebagai sarana peningkatan kapasitas intelektual, profesionalisme, dan kesiapan pengurus dalam menghadapi dinamika organisasi di era modern.
Ketua Umum HMPS PBA periode 2026, Ebih Ramadhan, mengatakan bahwa melalui kegiatan upgrading dan rapat kerja, para pengurus diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang aktif, kreatif, komunikatif, serta berorientasi pada kerja nyata.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pembukaan yang diresmikan oleh Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah dan mendapat dukungan dari SEMA Universitas. Setelah itu, dilaksanakan pelantikan pengurus HMPS PBA periode 2026 yang dipandu oleh Ketua Umum HMPS PBA periode 2025.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam proses estafet kepemimpinan organisasi. Selain sebagai simbol pergantian kepengurusan, prosesi ini juga menjadi penegasan amanah yang diemban oleh pengurus baru untuk menjalankan tugas dengan integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian.
Ketua Pelaksana kegiatan, Rifdan Faried S., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang agar pengurus tidak hanya memahami teori organisasi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial.
“Melalui upgrading ini, kami ingin membekali pengurus dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan organisasi, baik dalam aspek kepemimpinan, komunikasi, maupun pengambilan keputusan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 24 Juni 2026.
Dalam sesi upgrading, peserta mendapatkan sejumlah materi, di antaranya Problem Solving yang berfokus pada pengembangan kesadaran diri, regulasi diri, serta pola pikir kritis dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan secara objektif. Selain itu, terdapat materi Forum Organisasi yang membahas seni musyawarah dan pengambilan keputusan.
Materi tersebut menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, santun, dan profesional dalam proses organisasi. Para peserta diajak memahami bahwa musyawarah tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga sarana membangun koneksi serta menyelaraskan persepsi demi mencapai tujuan bersama.
Usai sesi pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang terbagi ke dalam tiga tahapan sidang pleno. Sidang Pleno I membahas agenda kegiatan dan menetapkan tata tertib rapat kerja sebagai landasan pelaksanaan persidangan.
Pada Sidang Pleno II, masing-masing unsur kepengurusan memaparkan rancangan program kerja strategis. Pemaparan dilakukan oleh Badan Pengurus Harian (BPH), Departemen Pemberdayaan Aparatur Organisasi (PAO), Departemen Internal, Departemen Eksternal, Departemen Pengembangan Minat, Bakat, dan Dakwah (PMBD), Departemen Bahasa, Departemen Pemberdayaan Perempuan (PP), serta Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Sementara itu, Sidang Pleno III menjadi tahap akhir yang berfokus pada pengesahan seluruh program kerja yang telah dirumuskan dan disepakati bersama.
Melalui kegiatan upgrading dan rapat kerja ini, HMPS PBA periode 2026 berharap dapat membentuk pengurus yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu menjalankan roda organisasi secara profesional dan berkelanjutan. (*)
Tidak ada komentar