Lagi, Ratusan Masyarakat dan Para Santri Gelar Istighosah Penolakan PLTPB Geothermal

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Feb 2020 18:38 5340 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Serang, Kembali, Ratusan masyarakat dan para santri menggelar Istighosah penolakan Proyek Proyek Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Geothermal, di Gunung Prakasak kecamatan Padarincang Kabupaten Serang, Jum’at (28/02/2020).

Istighosah yang digelar pinggir jalan raya di kampung Nengger, kecamatan. Padarincang kabupaten Serang tersebut sempat membuat kemacetan jalur arus lalu lintas yang dari dan menuju Serang – Cinangka akibat banyaknya massa yang terdiri dari masyarakat sekitar dan santri – santriwati yang lakukan aksi tersebut.

Salah satu Tokoh Perempuan Padarincang Umi Eha dalam orasinya mengatakan, Istighosah yang digelar di pinggir jalan ini dilakukan untuk kehancuran geothermal.

“Kita mengadakan istighosah yang digelar di pinggir jalan ini pikeun kehancuran geothermal, kita harus menjaga kelestarian alam kita, jangan sampai ada satu orang pun yang ingin merusak tanah kelahiran kita,” ucapnya.

Jika ada yang ingin merusak dan menghancurkan alam disini, kata Umi Eha, harus dilawan dan dihancurkan.

“Siapa saja yang akan menghancurkan alam kita, kita tidak akan tinggal diam, kita akan terus melawan sampai darah titik penghabisan”, tegasnya.

Sementara itu, Khois, salah satu Santri dari Padarincang yang mengikuti Istighosah juga mengecam adanya Proyek Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dianggap akan menimbulkan banyak mudharat untuk daerahnya.

“Kita jangan sampai diam, dan
jangan sampai kita terusik dalam belajar kita sebagai santri Padarincang, dan jangan sampai pula kita terganggu dalam tidur kita, semoga Allah mencabut nyawa orang – orang yang mau menghancurkan alam kita.” Tandasnya. (Faiz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA