Warga Kedaung Dan Paku Jaya KRITIK Kinerja Walikota Airin Soal Covid-19

waktu baca 3 menit
Sabtu, 28 Mar 2020 21:54 1670 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Berbagai lapisan warga masyarakat di Kota Tangerang Selatan MENGKRITIK kinerja Walikotanya Airin Rachmi Diany terkait kinerjanya dalam penanganan wabah virus Corona atau Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Sukrisna atau yang akrab dipanggil Cak Krisna saat bersama warga perumahan Kedaung Hijau, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, mengadakan kegiatan penyemprotan cairan Disinfektan di seluruh kawasan RW 05 yang meliputi 3 RT yaitu RT 01, 02 dan 03 perumahan Kedaung Hijau.

Menurut Cak Krisna berdasarkan hasil kesepakatan seluruh warga perumahan Kedaung Hijau yang terdiri dari 120 Kepala Keluarga (KK) telah memutuskan bahwa di lingkungan perumahan Kedaung Hijau dibentuk Satgas Penanggulangan Covid-19. 

Dalam kesempatan tersebut, Cak Krisna juga MENGRITIK kerja dari Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dalam penanganan wabah virus Corona. Menurut Cak Krisna, jangan karena jabatannya sudah mau berakhir tetapi Walikota Airin malah jarang tampil didepan untuk perang melawan wabah Covid-19.

“Harusnya diakhir masa jabatannya Walikota Airin aktif memimpin langsung penanganan wabah Corona. Jangan Wakilnya terus yang tampil sementara Walikotanya gak jelas ada dimana. Harusnya dia membuktikan walaupun diakhir masa jabatannya, tapi dia tetap tampil memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakatnya. Inipun kami melakukan penyemprotan disinfektan dengan urunan warga sendiri, kemana Pemkot Tangsel hadir di tengah – tengah warganya ?. Boro – boro aksi penyemprotan disinfektan, mencari informasi terkait penanganan wabah Covid-19 ini saja susah banget. Saya sudah Kritik tuh kemarin di medianya milik humas Tangsel, katanya Pamulang nol tidak ada penderita Corona, gak taunya sudah ada yang mati tuh pilot pesawat,” ujar Cak Krisna.

Selanjutnya Cak Krisna secara gamblang menjelaskan tentang berbagai hal dan langkah yang telah dan sedang dilakukan oleh warga RW 05 perumahan Kedaung Hijau dalam menghadapi wabah virus Corana atau Covid-19 di wilayah perumahan Kedaung Hijau.

“Kami melakukan penyemprotan cairan disinfektan ini secara swadaya dan gotong – royong dengan seluruh warga. Ada 3 langkah yang dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 di sini, diantaranya pembuatan wastafel di berbagai titik yang disiapkan dan terbuat dari drum bekas cat yang berisi air serta sabun cair untuk cuci tangan kepada seluruh warga maupun tamu yang datang. Yang kedua kami membuat banyak spanduk yang berisi pesan kepada warga perumahan Kedaung Hijau yang berangkat kerja untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihannya. Berangkat kerja sehat dan pulangnya diharapkan tidak membawa virus Corona. Dan yang ketiga adalah melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan keseluruh rumah warga baik luar maupun dalam rumah,” terang Cak Krisna.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Heni Utami warga RT 003/022, Kayu Gede, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara. Menurut Heni, hingga saat ini tidak ada aksi apapun dari Pemkot Tangsel terkait penanganan wabah virus Corona di sekitar tempat tinggalnya.

“Kami disuruh berjuang sendiri menghadapi wabah virus Corona. Tidak ada sosialisasi apapun apalagi aksi nyata untuk warga masyarakat Kayu Gede, Paku Jaya dari Pemkot Tangsel. Tau – tau dapat informasi di Kayu Gede 1 sudah ada korban Corona tapi gak ada tindakan nyata bagaimana itu keluarganya dan tetangganya, sudah diperiksa belum sama Dinas Kesehatan Kota Tangsel. Masa kami pengen wilayah kami disemprot cairan disinfektan mesti minta sama partai P, emang Pemerintah Kota Tangsel pada kemana ?,” tandas Heni dengan raut muka jengkel. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA