Ketua DPRD Kota Serang: Semua Wilayah Harus Disemprot Cairan Disinfektan

waktu baca 3 menit
Kamis, 26 Mar 2020 22:11 734 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Serang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menyarankan agar penyemprotan yang dilakukan di jalan protokol atau jalan raya tidak mengganggu pengguna jalan

“Kalau bisa malam hari di tempat umum, kecuali siang melakukannya di tempat kampung – kampung, terutama untuk daerah yang lembab, orang ga punya juga butuh juga disemprot, mereka juga pengen sehat, ga mau sakit, dan itu salah satu kewajiban saya dan Kepala Daerah untuk melindungi mereka, kan sama juga mereka juga punya hak, sama juga terhadap Sekolah – sekolah, Masjid, dan yang lain – lain,” kata Ketua DPRD kota Serang Budi Rustandi saat lakukan sidak di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong Kota Serang, Kamis (26/03/2020).

Budi juga menerangkan, penyemprotan itu harus terencana, bukan hanya jalan Mall dan Taman, namun juga harus masuk ke wilayah Pemukiman warga agar steril.

“Harus dapat terealisasi dengan baik ke masyarakat bawah,” terangnya.

Terkait masih terlihat kurangnya koordinasi dalam pelaksanaan penyemprotan saat ini, Budi mengaku akan lakukan koordinasi kembali secepatnya dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Saya, Kepala Daerah, lalu Kapolres, Dandim dan lain – lain nanti akan kita rapatkan kembali untuk bagi tugas nih agar semua tercover, jadi jelas arahnya kemana, jadi semua titik kena, semua wilayah Kecamatan yang ada di Kota Serang ini harus kena semua disemprot cairan Disinfektan untuk pencegahan,” jelasnya.

Jadi, lanjut Budi, yang dilakukan saat ini langkah antisipasi pencegahan yang langsung eksen dan terencana menyeluruh semua titik.

“Untuk pemetaan penyemprotan sementara ini ada di intansi dan di jalan – jalan, menurut hemat saya, Kota Serang ini kan ada 6 Kecamatan nanti kita bagi untuk penyemprotan ini agar terstruktur dan terecana dengan baik.” Cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto yang juga berada di tempat yang sama mengatakan, untuk saat ini, pihaknya keteter dalam penyediaan cairan Bio Disinfektan yang merupakan bahan penyemprotan pencegahan virus Corona (COVID-19) se- Kota Serang saat ini.

“Langkah yang dilakukan LH sendiri untuk menutupi kekurangan cairan Bio Disinfektan untuk kebutuhan penyemptotan wilayah Kota Serang ini kami telah mendatangkan mesin satu lagi dengan kapasitas 10 ton untuk menghasilkan asap cair agar hasilnya lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Karena menurut Ipiyanto, jika hanya mengandalkan satu mesin yang ada seperti sekarang ini dengan kapasitas 1 ton per harinya tidak akan kekejar dengan kebutuhan saat ini.

“Untuk kebutuhan perhari kalau melihat kejadian kemarin yang sudah kita lakukan sampai mencapai 30 ribu liter/hari tidak akan cukup stok makanya kita datangkan 1 lagi alat produksinya, dan setelah kita lakukan evaluasi kemarin sore, untuk cara penyemprotannya pun nanti akan kami robah menggunakan penyemprotan Steam yang digunakan untuk kendaraan bermotor, dan kami telah mempunyai dua alat untuk dipergunakan, untuk alat semprot yang di panggul di tangan kita juga telah beli beberapa unit untuk masuk ke rumah – rumah jika ini diperlukan secara langsung untuk penyemprotan.

Ipiyanto menambahkan, Untuk stok Bio Disinfektan perhari menurut hitungan idealnya harus ada sekitar 30 liter persatu hari.

“Akan tetapi kita juga kan harus mengatur personil kita yang ada, waktu, dan juga kesiapan dan pembiayaan operasional.” Tandasnya. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA