MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Bangunan 10 kantin yang berdiri di SDN Karet 3 Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, patut DIPERTANYAKAN keberadaannya. Pasalnya bangunan tersebut berdiri yang DIDUGA telah dikomersilkan oleh pihak sekolah untuk berdagang makanan guna mencari keuntungan sebesar-besarnya untuk kepentingan pribadi.
Bangunan tersebut dibangun dengan bahan baja ringan dan berdiri di belakang kelas. Yang patut dipertanyakan izin dan anggaran untuk membangun kantin tersebut berasal dari mana?. Dan saat coba dikonfirmasi pihak pengurus komite melalui telepon, pihak komite mengaku tidak tahu menahu dan menyarankan langsung kepada pihak sekolah.

Menurut keterangan Nanang pedagang yang berjualan di luar area sekolah mengatakan bahwa dengan adanya kantin di dalam sekolah membuat para murid sekolah tidak pernah ada yang membeli jajanan di luar sekolah sehingga pendapatan para pedagang sangat berkurang. Dan berdasarkan informasi yang didapatkan oleh MediaBantenCyber.co.id, DIDUGA semua yang berjualan di dalam kantin sekolah itu semuanya adalah keluarga dari kepala sekolah.
Saat dihubungi MediaBantenCyber.co.id, Dadah Yudaningsih Kepsek SDN Karet 3 Sepatan mengatakan, dengan adanya kantin di dalam area sekolah, para siswanya sudah tidak lagi jajan di luar karena dikhawatirkan banyak kendaraan yang lalu lalang dan pihak guru juga dapat memantau jajanan apa yang dibeli oleh para sisanya.
Dan saat ditanyakan perihal anggaran pembangunan kantin tersebut diperoleh dari mana, pihak Kepsek SDN Karet 3 Sepatan menjawab lebih baik ketemu di sekolah saja.
Untuk itu kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang perlu menyelidiki terkait dari mana anggaran untuk pembangunan kantin tersebut?
Baca Juga : Kampung Wisata Pinggir Rawa Situ Cipondoh Kota Tangerang, Seindah Pulau Kintamani | Bangunan Kantin
“Sebaiknya datang saja ke sekolah Bu,” ucap Dadah Yudaningsih, singkat. (Risti & Adhari)
Tidak ada komentar