BBM Naik, Anies Kucurkan Rp62 Miliar untuk Transportasi Umum, Pengamat Puji di Last Minute Jabatannya Masih Memikirkan Warganya

waktu baca 3 menit
Selasa, 13 Sep 2022 19:27 480 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Di akhir-akhir masa jabatannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajaran Pemprov DKI Jakarta mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) karena pengurangan subsidi oleh pemerintah pusat. Anies Baswedan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengeluarkan rekomendasi untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya. Anies menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia telah berdampak kepada Indonesia yang mengakibatkan adanya kebijakan penyesuaian harga BBM.____________Baca Juga : Mudahnya Berwisata ke Tanjung Lesung Banten dengan Transportasi Umum

“Ketika itu, pemerintah mencoba menahan gejolak tersebut. Tekanannya makin besar dan tak ada pilihan kecuali melakukan penyesuaian harga salah satunya BBM,” kata Anies, menerangkan. 

Dalam rapat bersama TPID itu, telah dikeluarkan rekomendasi yang salah satunya adalah menjaga tarif transportasi umum yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak mengalami kenaikan. Anies mengatakan bahwa pihaknya akan mengucurkan Rp62,1 miliar sebagai tambahan public service obligation untuk Transjakarta dan Rp4,25 miliar untuk angkutan laut. Sehingga warga Jakarta dan sekitarnya tidak perlu menanggung beban dari kenaikan harga BBM jika menggunakan transportasi umum.

“Jadi, publik yang naik bus TransJakarta tak perlu merasakan kenaikan harga tarif angkutan umum karena itu amat dibutuhkan. Ini segera dieksekusi dengan Rp62,1 miliar untuk TransJakarta dan Rp4,2 miliar untuk angkutan umum laut,” tandas Anies.

Hal ini tentu diapresiasi oleh pengamat politik dan Ketua Umum BroNies, Yusuf Blegur, dalam wawancaranya melalui sambungan telepon. Yusuf mengatakan apa yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta di akhir masa jabatannya beserta TPID untuk memberikan keringanan kepada para pengguna transportasi umum di Jakarta agar tidak terdampak kenaikan harga BBM perlu diapresiasi.

“Kami sangat mengapresiasi dengan kebijakan dari Pak Anies dan jajaran Pemprov DKI Jakarta apalagi pada last minute akhir masa jabatannya, masih sempat membuat kebijakan yang berpihak kepada warga Jakarta, kita semua tentu berharap suntikan anggaran untuk transportasi bisa berlanjut agar pengguna transportasi umum di Jakarta tidak terdampak oleh kenaikan harga BBM,” tegasnya.  

Ia juga menambahkan rekomendari yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta TPID adalah salah satu perwujudan dari janji kampanye Anies pada 2017 lalu.

“Karena sesuai dengan janji beliau kan pada 2017 lalu dalam membantu kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Yusuf Blegur.

Anies berharap dengan kebijakan yang dikeluarkannya dapat menciptakan keadaan yang stabil untuk para pengguna transportasi publik dan menumbuhkan minat para pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi umum.

“Kira-kira dengan cara seperti itu, masyarakat yang menggunakan kendaraan umum merasakan stabilitas dan yang kedua, yang menggunakan kendaraan pribadi, ayo pindah ke kendaraan umum,” pungkas Anies.

Tarif Integrasi MRT-LRT-TransJakarta 10Ribu

Sebelumnya Anies Juga meresmikan besaran maksimal tarif integrasi transportasi MRT-LRT-TransJakarta sebesar Rp10 Ribu yang sudah aktif per tanggal 11 Agustus 2022. Tiket tarif integrasi bisa didapatkan melalui aplikasi JakLingko. Adapun, tarif integrasi berlaku apabila penumpang menggunakan lebih dari satu jenis angkutan umum massal antara MRT Jakarta, LRT Jakarta maupun TransJakarta.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA