Bupati Tangerang Tinjau Langsung Ibadah Jemaat POUK Tesalonika di Teluknaga, Pastikan Kebebasan Ibadah Terjaga

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 15:52 408 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kondisi di Teluknaga untuk memastikan kebebasan beribadah masyarakat tetap terjaga, termasuk saat pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Minggu (5/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk unsur TNI dan Polri, guna memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah tanpa diskriminasi.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan melarang atau membatasi, justru kami memfasilitasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan saling menghormati.

“Siapa pun yang berada di Kabupaten Tangerang akan kami lindungi tanpa membedakan latar belakang. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan menjadi jaminan nyata bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

Bupati turut mempersilakan jemaat memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait.

“Silakan digunakan untuk ibadah rutin maupun perayaan hari besar selama tidak ada kegiatan lain, dengan tetap berkoordinasi,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.

“Kami akan merumuskan solusi komprehensif agar ke depan jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman, tanpa mengganggu kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Jika ada persoalan, mari dibicarakan bersama. Kami terbuka untuk mencari solusi terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang KH M. Qustulani menegaskan bahwa dinamika yang sempat terjadi sebelumnya hanya merupakan kesalahpahaman.

“Tidak ada pelarangan. Ini hanya miskomunikasi yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan toleransi yang telah terbangun.

“Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan itu harus kita jaga bersama,” katanya.

Di sisi lain, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.

“Kami bersyukur atas kehadiran pemerintah dan aparat. Ini menjadi jawaban atas harapan kami untuk dapat beribadah dengan tenang,” ungkapnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA