Grand Opening Deja Voe Cafe Kabupaten Tangerang Memberikan Santunan Puluhan Anak Yatim

waktu baca 3 menit
Jumat, 12 Mar 2021 22:56 324 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Pemotongan tumpeng tandai peresmian Grand Opening Deja Voe Cafe yang berlokasi di jalan Pasirrandu, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jum’at (12/03/2021) Sore. Dalam rangkaian Grand Opening itu juga dilakukan kegiatan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim.

Lokasi Deja Voe Cafe juga terletak di lokasi yang sangat strategis dan khusus untuk malam ini pihak pengelola memberikan diskon spesial beli satu gratis satu dan diskon 50 persen dari harga bandrol. Deja Voe Cafe juga menyediakan Free Wi-Fi dan meeting room untuk acara rapat kantor dan komunitas yang menjanjikan tempat yang nyaman.

Adapun menu Favorite yang tersedia di Deja Voe Cafe yaitu Deja Voe Signature’s Ice untuk jenisnya Kopi susu Gula Aren, Oreo Latte, Regal Latte, Sweet Latte, Espresso Based untuk jenisnya Espresso, Americano, Cappuccino, Cafe latte, Mochacino. FLAVOUR LATTE untuk jenisnya Durian Hazelnut, Vania, Caramel, Salted caramel, jamaican rum, MANUAL BREW untuk jenisnya Vietnam drip, V60, Tubruk, NON KOPI untuk jenisnya Red velvet, Dark chocolate Matcha latte, Soerum, Milky butterscotch, Lychee tea, Lemon grass tea dengan harga bervariasi.

Dalam pembukaan acara Grand Opening pemilik Deja Voe Cafe, Ahyani didampingi sang istri tercinta, dan dalam sambutannya Ahyani menerangkan bahwa jika istilah Deja Voe dalam bahasa Perancis berarti Kenangan yang tak terlupakan. 

“Usaha Deja Voe Cafe ini berawal dari usaha kopi dan barulah kami membuka kafe ini, dan usaha ini berawal dari keinginan anak kami,” ujar Ahyani.

Foto: Grand Opening Deja Voe Cafe

Dirinya menegaskan bahwa jika kuliah itu mudah, tetapi yang sulit adalah setelah kuliah kita selesai dan lepas dari orang tua. Dan Ahyani juga menegaskan bahwa orang yang kuliah itu belum tentu sukses dan belum tentu juga bisa cepat bekerja.

“Saya kasih anak saya modal usaha dan saya suruh dia kelola cafe ini sambil kuliah dan jika nanti setelah selesai kuliah sudah ada penghasilan,” katanya.

Dari pengalaman mengelola cafe tersebut, dirinya berharap agar anaknya menjadi tahu bagaimana susahnya mencari uang, dan kalau orang tua tidak punya bisa cari sendiri modal usahanya, dan dari situlah, pengalaman yang sangat penting dan berharga akan didapat oleh anak saya dari mengelola usaha cafe ini sambil kuliah.

“Saya buat cafe ini dan carikan guru tukang meracik kopi dan ternyata setelah diracik kopi itu bisa bikin banyak variasi kopi dan dalam 2 minggu bisa buat bermacam variasi kopi,” ungkapnya.

Dalam acara Grand Opening Deja Voe Cafe  tersebut, turut dihadiri oleh Ketua MUI Desa Kadu, para Ketua RT di RW 03, Ketua RW 01, Kelurahan Binong, para tokoh masyarakat, Ketua KNPI Kabupaten Tangerang, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Tangerang serta mengundang beberapa awak media, Ketua dan pengurus anak yatim, Ketua Pemuda, dan sebagai pembawa acara dalam Grand Opening Deja Voe Cafe dipandu oleh MC Ucok Oplet. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA