Harga Pertamax Naik, Antrean Mobil Pengisi Pertalite Mengular di SPBU Sudirman Tangerang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 18:54 109 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Kota Tangerang Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax memicu lonjakan antrean kendaraan roda empat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Salah satunya terjadi di SPBU Jalan Jenderal Sudirman No. 58, Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (10/7) sekitar pukul 10.30 WIB, antrean mobil pribadi, taksi online, hingga truk logistik mengular di jalur pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite. Antrean bahkan meluber hingga ke luar area SPBU dan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar pintu masuk.

Kepadatan antrean telah berlangsung sejak pagi hari. Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu sekitar 30 hingga 45 menit untuk mendapatkan Pertalite.

Salah seorang pengemudi taksi online, Ilham, mengatakan kenaikan harga Pertamax membuatnya beralih menggunakan Pertalite demi menekan biaya operasional harian.

“Sejak Pertamax naik, mau tidak mau saya harus pindah ke Pertalite. Kalau tetap menggunakan Pertamax, pendapatan harian habis hanya untuk membeli bensin, sementara tarif taksi online tidak ikut naik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Ilham, antrean yang panjang juga berdampak pada produktivitasnya karena mengurangi waktu untuk mencari penumpang.

“Biasanya jam segini saya sudah mendapat dua sampai tiga penumpang. Sekarang waktu habis hanya untuk mengantre di SPBU,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola SPBU menjelaskan pasokan Pertalite tetap tersedia sesuai kuota harian. Namun, meningkatnya jumlah kendaraan yang beralih mengisi Pertalite dalam beberapa hari terakhir menyebabkan antrean di jalur pengisian tidak dapat dihindari.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi BBM di kalangan pengguna kendaraan setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, yang berdampak pada meningkatnya permintaan Pertalite di sejumlah SPBU.

Kontributor: Luluk Mukaromah
Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Tangerang. (*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA