Lakukan Aksi Solidaritas, FPUIB Kutuk Tragedi Pembantaian Umat Muslim di India

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Mar 2020 22:17 10145 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Serang, Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) lakukan aksi solidaritas atas terjadinya tragedi pembantaian Umat Islam di India.

Massa yang terdiri dari beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) dan OKP serta Pesantren lakukan Long Mach berjalan kaki dari Masjid Ast-Tsauroh menuju Alun – alun Kota Serang.

“Ini merupakan aksi solidaritas kami atas tragedi yang terjadi terhadap saudara – saudara muslim di India, tragedi pembantaian disana, dan kami juga mengutuk dengan keras kaum radikalis Hindu di India atas perbuatan persekusi dan penganiayaan yang terjadi disana,” Kata juru bicara Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) Warisyadri saat diwawancarai di sela – sela aksi, Senin (02/02/2020).

Warisyadri meminta pada Pemerintah India untuk menghentikan kekerasan pada Umat Islam yang terjadi, serta dalam aksi ini pula menyerukan pada Pemerintah Indonesia untuk melayangkan nota protes kepada Pemerintah India atas tragedi yang terjadi pada kaum muslimin disana.

“Kami menuntut pada Narendra Modi atas terjadinya pembantaian kaum muslimin disana,” ucapnya.

Warisyadri juga menyerukan pada kaum muslimin di Banten untuk juga turut serta dalam aksi di Jakarta pada 6 Maret mendatang yang akan dilakukan di Kedutaan India yang diantaranya untuk menuntut pada Narendra Modi bertanggung – jawab dan meminta pada Pemerintah India untuk tidak bertindak Diskriminatif terhadap Umat Islam disana.

“Karena kami menyerukan pada kaum muslimin di Banten untuk hadir dalam aksi 6 Maret nanti di Jakarta, dan kami juga pasti akan hadir nanti, nantinya kami akan ajukan protes pada Kedutaan India atas pernyataan sikap kami dan itu akan kami buat dalam dua bahasa nantinya secara tertulis dan kami akan serahkan Kedutaan, dan nanti sifatnya kami hanya menyerukan dan kami bukan memobilisasi massa, tetapi menyerukan pada kaum muslimin yang ada disini khususnya kaum muslimin yang ada di Forum Persaudaran Kaum Muslimin Banten untuk turut serta dalam kegiatan tersebut nanti,” ungkapnya.

Jika dalam aksi nanti tidak mendapat respon, lanjut Warisyadri, pihaknya akan tetap terus akan lakukan aksi dan akan menuntut meminta pada Pemerintah Indonesia untuk aktif terutama dalam memberikan perlindungan pada Muslim yang berada disana.

“Untuk jumlah pada aksi saat ini secara kuantitatif kami tidak dapat hitung karena kami belum menghitungnya, tapi insya Allah ada ribuan, dan dalam aksi kali ini kami tegaskan, tidak ada aksi sweeping tidak ada aksi, apalagi terhadap Umat Islam lainnya di Indonesia, karena kami menjaga ini adalah bentuk toleransi kami terhadap pemeluk agama lain, tetapi kami menuntut pada Pemerintah India agar menghentikan segala bentuk bentuk penindasan, karena bagaimanapun kami merasa sakit, kami merasa marah atas terjadinya kejadian ini, kita Umat Islam itu satu, satu tubuh merasa sakit semua akan sakit.” Tandasnya. (Faiz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA