MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Juwangi – Boyolali, Kabupaten boyolali mulai melakukan launching program peluncuran yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan gizi yang ada di juwangi. Launching tersebut dimulai pada Senin (25/08/2025). Ada dua dapur yang berada di desa Pilangrejo. Dapur pertama disediakan Kouta 3150 dikirim untuk SMK, SMP dan SD yang diketuai oleh SPPI nya Andhika rizky. Dan dapur kedua dengan kuota -+ 3134 dikirim ke SD, SMP dan TK yang diketuai oleh SPPI nya Shyla.
Dan program ini didukung penuh langsung oleh Camat Juwangi. Polri melalui polsek juwangi, Koramil dan Korwilcam. Tujuan kegiatan ini memperkuat ketahanan pangan untuk para murid sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Juwangi.
Sementara untuk menunya, ada 4 sehat 5 sempurna setiap hari, menunya pun berbeda setiap dapur. Dan ada ahli gizi yang mengecek langsung menu yang akan di sajikan.

Karena ketahanan pangan yang kuat akan berkontribusi pada status gizi yang baik, yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan untuk para siswa atau murid sekolah agar tercukupi gizinya.
Tujuan utama program makan bergizi gratis (MBG) adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, dengan fokus mengurangi angka malnutrisi. Karena progam ini dari Presiden Prabowo, agar
Makan yang bergizi penting untuk mendukung pertumbuhan, menjaga fungsi tubuh, dan meningkatkan kualitas hidup.
Di setiap dapur ketring tersebut sangat higienis, bersih, dan para pekerjanya juga harus memakai seragam khusus untuk masuk ke dapur ketring nya. Selain itu untuk fasilitas sudah komplit, seperti ruangan meeting, SPPI, mushola dan toilet.

“Untuk pengantaran armada juga sudah baik dilakukan dengan mobil bok agar pengiriman cepat dan tidak terlambat”, tutur riyan koordinator armada.
Dikatakannya, untuk Dapur 2 setiap mobil harus dicek dengan baik agar tidak terjadi kerusakan waktu pengiriman di tengah perjalanan.
Dirinya mengatakan, dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, yang dimulai pada hari, Senin, 25 agustus 2025, khususnya di wilayah kecamatan juwangi, program ini menyasar pada anak sekolah dulu. Rencananya, nanti ada disediakan kuota untuk ibu hamil, menyusui dan balita.
“Penerapan program ini dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia”. Pungkasnya (Henry yoga).
Tidak ada komentar