Penerapan Digitisasi dan Digitalisasi Sangat Dibutuhkan di Era Pandemi Covid-19

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jul 2021 17:09 932 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan pemerintah sebagai bentuk penanganan Covid-19. Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah saat ini sedang berusaha keras meningkatkan cakupan program vaksinasi. Hingga saat ini, program vaksinasi telah sampai pada tahap ketiga selain tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan, kini masyarakat usia 12-17 tahun juga sudah dapat menerima vaksin.___________Baca Juga : Mahasiswa UGM Rancang Program Penerapan SOP Kesehatan Bagi Wisatawan Tanjungjaya

“Sasaran vaksinasi nasional di tingkatkan menjadi 208,2 juta. Dari yang sebelumnya hanya 181,5 juta,” ujar Budi sebagai keynote speech dalam Seminar Dalam Jaringan Nasional (Semaring) Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI), Sabtu (17/07/2021).

Menurut Budi, upaya percepatan
program vaksinasi Covid-19, dibutuhkan peran serta dari semua pihak.

Baca Juga : LSM Perkota Nusantara Tuding Walikota Tangsel Gagal Kawal Penerapan PPKM

“Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu pemerintah dalam akselerasi program vaksin agar dapat tercapai. Dengan membuat sentra vaksinasi dan mengedukasi masyarakat agar
bersedia di vaksin. Fakultas Vokasi UKI dapat turut andil dalam menangani pandemi Covid-19. Dalam program vaksinasi, UKI dapat memberikan dukungan dengan mengedukasi akan pentingnya vaksin. Selain itu, berbagai inovasi penelitian dan pemikiran cerdas civitas akademika akan menjadi amunisi dalam menghadapi pandemi ini,” ungkap Budi.

Sementara, Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH., M.H., MBA mengatakan, Seminar dalam jaringan (Semaring) yang termasuk dalam kegiatan Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi UKI ini dilakukan untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah.

“Semaring ini sebagai bentuk edukasi terkait masalah epidemiologi dan juga mengenai masalah pentingnya vaksinasi untuk mengurangi penyebaran Virus Covid-19, dan bagaimana cara berbisnis di
tengah pandemi Covid-19,” ungkap Dhaniswara.

Baca Juga : MUI Himbau DKM Masjid Bantu Umat Korban Dampak Ekonomi Akibat Penerapan PPKM Darurat

Selain dihadiri oleh Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, Semaring ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Vokasi UKI, Maksimus Bisa Lado Purab, S.St.Ft., S.K.M. M.Fis, dan dipimpin oleh moderator Singgih Sasongko, S.IP., M.Si yang juga merupakan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UKI. Pada Seminar Dalam Jaringan Nasional Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi UKI ini juga menghadirkan narasumber Executive Vice President Telkom Regional II Jakarta, Teuku Muda Nanta, S.T., M.Eng.

Penerapan digitisasi dan digitalisasi sangat dibutuhkan UMKM di era Pandemi Covid-19, semua produk harus tersedia secara online di marketplace, e-commerce dan media sosial.

“Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk beraktivitas melalui platform digital. Masyarakat, UMKM dan industri bisa memanfaatkan fenomena ini untuk meluncurkan produk atau jasa baru yang merambah segmen digital,” ujar Teuku Muda Nanta.

Komisaris Telkom Akses ini memaparkan,“Dalam pengembangan usaha menuju digitalisasi, UMKM membutuhkan connectivity internet. Telkom hadir menyediakan jaringan internet terbaik dengan berbagai macam pilihan produk sesuai dengan kebutuhan.”

Beragam layanan digital hadir untuk mempermudah operasional usaha UMKM. Beberapa produk digital service Telkom untuk segmen UMKM adalah Point of Sales (POS) Bonum untuk mempermudah manajemen stock barang dan kasir. QREN sebagai alat bayar digital dan CloudX sebagai layanan untuk meeting virtual. Telkom terus mendorong peningkatan kemampuan digital para pelaku usaha UMKM melalui program kemitraan seperti Rumah BUMN, Indigo untuk pengembangan start up, dan turut terlibat dalam program ITDRI (Indonesia Telecommunication Digital Research Institute) untuk membangun ekosistem riset telekomunikasi dan teknologi digital.

Telkom menghadirkan beberapa digital platform terbaik untuk mendorong pertumbuhan UMKM seperti Pasar Digital (PaDi) UMKM, dimana pelaku UMKM dapat menjual barangnya secara online
kepada ratusan BUMN di Indonesia. Wonderin id sebagai digital platform pariwisata dan agree sebagai digitalisasi ekosistem pertanian Indonesia.

Demikian rilis yang diterima redaksi MediaBantenCyber.co.id yang dikirim Sarah Zaniar Majid dari Telkom pada Jumat (23/07/2021) sore.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA