Warga Bukit Serpong Mas Kritik Dinas PU Kota Tangsel Yang “Membabat” Taman Kawasan Hijau BSM Bawah Sutet

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Feb 2022 21:37 440 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Warga Perumahan Bukit Serpong Mas (BSM), Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara (Serut), Kota Tangerang Selatan (Tangsel) MENGKRITIK kerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel usai melakukan Pekerjaan Perawatan serta Pemeliharaan jalan dan juga Drainase di lingkungan Perumahan BSM Pakulonan, Serpong Utara dengan menggunakan DANA HIBAH PLN senilai Rp 7 miliar rupiah sebagai Kompensasi dilintasinya Perumahan BSM oleh jaringan kabel bertegangan tinggi (Sutet).

Hal tersebut disampaikan oleh Arman (nama samaran-red) warga Perumahan Bukit Serpong Mas (BSM) kepada MediaBantenCyber.co.id pada Selasa  (22/02/2022) pagi, usai awak MediaBantenCyber.co.id bersama Sekjen Komite Penyelamatan Harta Aset Negara (KPHAN) Jakarta Maman Firman, SH turun langsung ke lokasi Perumahan Bukit Serpong Mas (BSM) dimana proyek pengerjaan Perawatan dan Pembangunan Betonisasi jalan serta Drainase yang menggunakan Dana Hibah dari PLN dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel dilakukan. 

Di lokasi, awak MediaBantenCyber.co.id bersama Maman Firman, SH Sekjen KPHAN Jakarta menemukan berbagai “kejanggalan” dari pengerjaan proyek tersebut, selain kejanggalan-kejanggalan masalah fisik Betonisasi jalan dan Drainase, yang juga mendapat sorotan dari warga Perumahan Bukit Serpong Mas adalah masalah Penebangan pepohonan di taman jalan Boulevard Perumahan Bukit Serpong Mas atau tepatnya di bawah jaringan kabel listrik bertegangan tinggi (Sutet).

“Di depan rumah saya ini dulunya enak pak, suasana adem dan sejuk karena banyak pohon-pohon di taman depan rumah saya ini, tapi sejak dilakukan pengecoran jalan Betonisasi dan Drainase oleh pihak PU Tangsel, situasinya menjadi gersang dan panas begini. Saat itu saya juga sempat bertanya kepada yang mengerjakan proyek tersebut kenapa pohon-pohon ditebangin, tapi mereka diam saja tidak menjawab pertanyaan saya,” ungkap Arman (warga BSM yang tidak mau disebutkan identitas aslinya).

Arman juga menyarankan MediaBantenCyber.co.id bersama Sekjen KPHAN Jakarta untuk menemui Chandra ketua RW di lokasi proyek, namun yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat karena bekerja sebagai Dosen disalah satu Perguruan tinggi. 

Demikian juga saat MediaBantenCyber.co.id bersama Sekjen KPHAN Jakarta mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel untuk meminta konfirmasi terkait proyek BSM kepada Aris Kurniawan, ST Plt Kadis PU dan SDA Tangsel dan juga Iman humas DPU dan Drainase Kota Tangsel, sekitar Pukul 11.00 WIB, namun menurut Scurity kantor DPU Kota Tangsel, kedua orang yang dicari untuk dimintai konfirmasi tersebut keduanya tidak berada di tempat. 

Awak MediaBantenCyber.co.id hanya menuliskan di buku tamu dinas PU Kota Tangsel maksud dan tujuannya dan menuliskan dengan lengkap nama, institusi dan juga nomor Hp yang dapat dihubungi oleh dinas PU untuk keperluan waktu dan undangan untuk dapat dikonfirmasi terkait masalah proyek BSM di Serpong Utara tersebut. 

Dan hingga berita ini ditayangkan, MediaBantenCyber.co.id belum menerima konfirmasi dari Dinas PU dan Drainase Kota Tangsel terkait masalah proyek BSM yang “diduga” banyak permasalahan yang harus diklarifikasi kepada publik tersebut.( BTL )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA