Tanggapi Keluhan Pedagang, Tiga Anggota DPRD Tangsel Sidak ke Pasar Ciputat Dan Temukan Hasilnya Kacau Luar Biasa

waktu baca 4 menit
Senin, 14 Feb 2022 21:07 292 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC) Kota Tangerang Selatan, Tiga Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Julham Firdaus (F-Demokrat), Sudiar (F-PKB) dan Hendra (F-PKS) melakukan sidak, pada Senin (14/02/2022) sore, ke pasar tradisional Ciputat, mereka hanya didampingi oleh staf Dinas Bangunan tanpa ditemui oleh Kepala dinas (kadis) maupun Sekretaris dinas (sekdis) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan juga Dinas Bangunan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).__________Baca Juga : Harga Kedelai Selangit, Tahu dan Tempe Menghilang Dipasaran, Pedagang Sayur Diomelin Emak-emak!

“Dinas Bangunan HARUS BERTANGGUNG JAWAB atas belum selesainya 100 persen pembangunan pasar Ciputat. Masih banyak sarana dan fasilitas serta fisik bangunan yang kondisinya mengkhawatirkan dan riskan bencana,” kata Julham Firdaus, menyikapi hasil pembangunan pasar Ciputat yang dimulai sejak tahun 2020.

Julham juga meminta kepada Dinas Bangunan untuk menyampaikan masalah yang sesungguhnya sebab menurut dirinya hasil pembangunan Pasar Ciputat HASILNYA KACAU LUAR BIASA. 

“Persoalannya ini menggunakan anggaran APBD Kota Tangsel, uang rakyat, ya harus diberikan kepuasan dong buat kepentingan rakyat,” tandas Julham, geram dan kecewa banyaknya ruangan yang rusak dan dikawatirkan akan mudah roboh lantai per gedungnya. 

Baca Juga : Koramil Ngabang Bagikan Masker ke Pedagang Pinggir Jalan

“Saya meminta dinas bangunan segera menyampaikan secara terbuka apa kendala dari pembangunan ini sehingga belum selesai dan belum bisa beroperasional,” tegasnya. 

Saat ditanyakan, apakah DPRD juga akan memanggil dinas terkait (Disperindag – red) untuk reportnya. “Iya, dinas terkait seperti Disperindag juga harus menyampaikan secara TRANSPARAN mengenai permasalahan belum selesainya dan masih banyak keadaan bangunan yang tidak sesuai dan ngasal,. Pasti kami undang mereka,” ucap Julham. 

Saat ditanyakan oleh para awak media, bahwa Pasar Ciputat adalah idola warga Kota Tangsel, karena Ciputat merupakan ibukota Tangsel, apakah ada sanksi bagi perusahaan pemenang tender?

Baca Juga : Perjuangkan Nasib Pedagang, PSI Desak Pemkot Tangsel Tuntaskan Revitalisasi Pasar Ciputat

“Kami akan sampaikan ke ketua komisi dan rekan komisi di dalam rakor nanti, kami akan minta pertanggungjawaban dinas bangunan dan lainnya. Ingat, jangan main-main dengan uang rakyat dan jangan pernah merubah standarisasi baik untuk fasilitas rakyat ke hal yang merugikan,” tegasnya. 

Ketiga anggota DPRD Kota Tangsel tersebut mengaku akan terus konsen dan mengawal semua tiap kinerja dinas perihal pembangunan Pasar Ciputat.

“Bukan sanksi saja tapi kalau ditemukan ada pelanggaran serius yang tidak sesuai dengan perencanaan dan merubah spesifikasi bahan material asli dan juga lain-lain, saya akan minta pertanggungjawaban lebih dari sanksi. Kalau uang rakyat dibuat main-main apalagi untuk fasilitas rakyat, saya gak akan mundur agar titipan rakyat dan harapan rakyat ini sesuai yang dibutuhkan,” kata Julham Firdaus 

Ditegaskan oleh Julham, jika ada pengurangan spesifikasi bahan material dan kalau sudah ada pelanggaran-pelanggaran dan terbukti, maka nantinya hasil temuan tersebut akan ditindaklanjuti oleh komisi 4. Apalagi jika diduga di memainkan pagu anggaran APBD nya, maka itu adalah tindak pidana Korupsi.

Baca Juga : Larangan Penggunaan Plastik di Jakarta, Komite Pedagang Pasar Bagikan Kantong Terbuat dari Singkong

Menurut ketiga anggota DPRD Kota Tangsel tersebut, Revitalisasi Pasar Ciputat itu kan seharusnya dibuat untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan masyarakat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih dan tertata lebih baik bukan malah sebaliknya.

“Hasil sidak kami hari ini, menemukan tidak adanya kenyamanan di pasar Ciputat, tidak ada penataan yang baik apalagi menjaga keamanan pengunjung dan pedagang, jika dilihat dari lantai yang cepat retak akibat  acian semennya buruk, keramik, ubin keset nya juga jelek,” tegas Hendra anggota (F-PKS)

Sementara itu, Sudiar anggota (F-PKB) mengaku khawatir akan keselamatan pengunjung terutama anak anak lantaran palang besi di setiap ruang tingkatan lantai tidak terlihat safety atau aman malah bisa membuat anak-anak mudah terjatuh tanpa ada penjagaan yang kuat dan aman ditambah lagi penerangannya hanya menggunakan lampu neon 10 watt.

Baca Juga : Pemkot Diminta Serius Ciptakan Kenyamanan Para Pedagang di Kios Relokasi Pasar Pandean Kota Serang

“Kalau ingin beroperasi sebaiknya pasar Ciputat hindari kekumuhan, kesemerawutan sejak dini maka akan terlihat pejabatnya memaknai arti revitalisasi, jangan hanya cuma merubah bangunan tapi rancangannya tidak matang dan amanah, wartawan juga harus fair membuat berita soal Pasar Ciputat, jangan bohongi warga Tangsel,” pesan Sudiar.

“Revitalisasi harus dibuktikan berpihak kepada kepentingan masyarakat bukan kepentingan pejabatnya, jangan dibuat main-main sarana warga Tangsel nanti akan berakibat kepada warga sendiri keamanan dan kenyamanan konsumen pasar khusus warga Tangsel,” pungkas Julham Firdaus.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA