DKM Baitul Hikmah BSD Gelar Raker 2022 Dengan Tema Sinergitas Meningkatkan Kualitas

waktu baca 7 menit
Senin, 21 Mar 2022 23:22 407 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Bertempat aula Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlokasi di lantai 2 gedung Enggar Puntowening, DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD, Minggu (20/03/2022) menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja (Raker) tahun 2022, sebagai kelanjutan dari hasil Pra Raker DKM Baitul Hikmah yang telah digelar pada tanggal 19 Desember 2021. 

Kepada MediaBantenCyber.co.id, melalui keterangan persnya melalui WhatsApp pada Senin, 21 Maret 2022 siang, Ketua umum DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD, Ustadz H. Suradi, SE, MM, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada Pukul 07.00 WIB dan para peserta mulai berdatangan dan dapat menikmati sarapan pagi bersama yang telah disiapkan oleh pihak panitia. 

“Dalam acara Raker ini pihak panitia mengundang Dewan Pembina, Dewan Syariah, Pengurus DKM Baitul Hikmah dan narasumber penyusunan buku sejarah masjid Baitul Hikmah serta narasumber sharing session,” tutur Ustadz Suradi. 

Sambungnya, Spirit Message dari Ketua Yayasan Keluarga Muslim Nusaloka (YKMN) BSD, dalam Raker MBH tahun 2022, dibuka dengan pembacaan kalimat Basmallah bersama, dan dilanjutkan dengan spiriti message oleh Ketua Yayasan Keluarga Muslim Nusaloka (YKMN) H. Eddie R. Darajat dengan mengucapkan ahlan wa sahlan kepada seluruh peserta dan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan rangkaian acara Raker dengan lebih matang tersebut.

Baca Juga : DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD Bersama MamaPapaMengaji 99, Gelar Kajian Muharram 1442 Hijriah

Menurut Ustadz Suradi, yang menjadi agenda utama Raker MHB kali ini adalah bagaimana memantapkan Calendar of Event, program kerja 2022 dan juga organisasi DKM Baitul Hikmah. Dan ada beberapa kesan dan pesan utama dari Ketua YKMN, antara lain, hasil Raker MBH 2022 ini berupa Calendar of Event dan Program kerja 2022 sebagai acuan bersama, dan guna mendapatkan pencerahan dari narasumber yang kompeten dari ESQ 165 dan muatan doa semoga kita dipertemukan di Ramadhan 1443 Hijrah. 

Dan untuk memberikan pencerahan serta semangat dengan pendekatan spiritual, maka Dewan Syariah MBH (Ustadz M. Taslim) menyemangati bahwa ikhtiar kita ini sebagai i’tiba atas keteladanan Rasulullah dan Islam memberikan solusi. Contohnya sistem syariah saat ini banyak diterapkan di luar negeri sehingga ajaran Islam banyak diterapkan oleh umat lain. 

“Hal ini menjadi inspirasi dan penguatan komitmen kita untuk tidak berhenti berjuang dan menerapkan sistem syariah tersebut,” kata Ustadz Taslim. 
 
Masjid sebagai Center of Excellence. Tipikal pengurus DKM Baitul Hikmah antara lain adalah spirit menjadi insan pembelajar sehingga dalam kesempatan Raker MBH tahun 2022 kali ini diselenggarakan sharing session bertajuk “Masjid sebagai Center of Excellence” dengan nara sumber Iman G. Herdimansyah (Senior Trainer dan Board Expert ESQ 165). Narasumber pun mengawalinya dengan kalimat penyemangat.

Baca Juga : DKM Baitul Hikmah Gelar Tasyakuran & Serah Terima Gedung Baitul Yatim Untuk Sekolah Dan Pesantren Tahfidz Quran

Menurut sejarah bahwa Islam ini berjaya bermula ketika Rasulullah membangun masjid sebagai pusat peradaban.

“Selamat kepada pengurus dan panitia Raker 2022 DKM Baitul Hikmah BSD yang diselenggarakan oleh orang-orang terpilih yang expert di bidang masing-masing. Tidak banyak orang yang expert namun hatinya dan kontribusinya mampu dan mau terpaut dengan aktivitas memakmurkan masjid. Apalagi masjid Baitul Hikmah yang memiliki nama yang bermakna indah yaitu rumah yang penuh hikmah terutama bagi para pemakmurnya,” ujar Iman G Herdimansyah. 

Akhirnya acara sharing session ini ditutup dengan acara tanya jawab dengan pointer apa yang menjadi parameter atau indikator masjid sebagai center of excellence adalah peningkatan iman para jamaah kepada Allah dan hari Akhir, peningkatan ikhtiar jamaah dalam menegakkan sholat terutama sholat berjamaah di masjid dan menunaikan zakat serta hanya takut kepada Allah.

Dan untuk membumikan spirit message  yang disampaikan Ketua YKMN dan spiritual message oleh Dewan Syariah, maka Ketua Umum DKM Baitul Hikmah Ustadz Suradi bersama Wakil Ketua I Rinaldi dan Bendahara I Sayuti, mempaparkan hasil kerja dan program MBH ke depan. 

Dimulai dengan pamaparan financial performance dan report 2021 oleh Sayuti yang secara umum menyampaikan jumlah penerimaan, pengeluaran dan saldo keuangan DKM Baitul Hikmah hingga akhir 2021 yang terdiri dari 3 pos yaitu Infaq dan Shodaqoh, Baitul Yatim dan Zakat dengan kondisi tetap sehat dengan tetap menjaga transparansi dan akuntabilitasnya. Selanjutnya dipresentasikan pemantapan Calendar of Event dan Program kerja 2022 sebagai kelanjutan hasil rumusan Pra Raker 2021 oleh pak Rinaldi.  

“Untuk menjalankan amanah dalam CoE dan Program Kerja 2022 tersebut maka perlu didukung oleh kemampuan dan kemauan pengurus DKM Baitul Hikmah yang berkomitmen tinggi dan istiqomah di jalan syiar dan dakwah (strong character), pemberdayaan ekonomi (syariah preneur) dan kepedulian sosial (social responsibility),” papar Ustadz Suradi. 

Kertas kerja CoE dan program kerja 2022, susunan organisasi dan pengurus DKM Baitul Hikmah dituangkan dan dikemas dalam sebuah buku “Sinergitas Tingkatkan Kualitas”. Highlight content buku ini dipresentasikan pada saat Raker dan bukunya diserahkan oleh Ketua Umum DKM Baitul Hikmah kepada para Ketua Divisi sebagai acuan kerja bersama bidang-bidang terkait.

“Setelah berhasil menyusun buku “Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang Baitul Yatim” ada mimpi dan niat mulia untuk mengenang kembali para perintis dan pendahulu, mendokumentasikan data dan informasi yang terserak, menjadi momen dan saksi sejarah, memperkenalkan masjid Baitul Hikmah ke generasi berikutnya dan mengejawantahkan filosofi “Mikul Dhuwur Mendem Jero”  maka telah selesai disusun buku sejarah masjid Baitul Hikmah dari masa ke masa,” tegasnya. 

Baca Juga : DKM Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD, Berikan Penghargaan Kepada MediaBantenCyber

Berkomitmen Berukhuwah. Dalam perkembangannya, komplek Nusa Loka BSD sudah tumbuh menjadi 6 Rukun Warga (RW) yang mencakup areal lebih kurang seluas 10.000 hektar dengan telah dibangun lebih dari 2.000 rumah dan dihuni oleh sekitar 1.000 keluarga. Dari 1.000 keluarga penghuni komplek Nusa Loka BSD tersebut keluarga muslimnya hanya 20% atau kurang lebih 200 keluarga.

“Menyadari sebagai kelompok minoritas maka seluruh warga muslim Nusa Loka bergabung dalam wadah perkumpulan yang diberi  nama Keluarga Muslim Nusa Loka, Kemudian Keluarga Muslim Nusa Loka dan meminta kepada pengembang PT Bumi Serpong Damai (BSD) untuk dapat disediakan fasilitas masjid bagi keluarga muslim yang tinggal di dalamnya. Namun di situasi perekonomian yang kurang kondusif pihak pengembang hanya mampu menyediakan lahan yang dihibahkan sebagai tanah waqaf untuk dibangun masjid seluas 2.000 m2,” ungkapnya. 

Dengan telah disediakannya lahan tersebut maka menjadi tanggung jawab seluruh warga muslim Nusa Loka untuk mewujudkan cita-citanya memiliki masjid sebagai fasilitas ibadah keluarga di lingkungan tempat tinggalnya.

Dan sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat saja. Masjid berfungsi sebagai tempat syiat Islam yang dipancarkan ke seluruh lingkungannya. Dengan memohon rakhmat Allah berusaha untuk mendirikan fasilitas penunjang antara lain TPA, perpustakaan dan lainnya. 

Untuk tahap awal mewujudkan bangunan masjid sehingga seluruh umat muslim di komplek Nusa Loka dan warga muslim di sekitarnya dapat menjalankan salah satu kewajiban secara berjamaah. Dari perencanaan tata ruang yang dibuat pengembang PT BSD dari 2.000 m2 lahan yang disediakan, luas bangunan masjid diijinkan sleuas 500 m2 atau seluas 20 m x 25 m.

Berdasarkan perencanaan tata ruang tersebut, dirancanglah bangunan masjid dengan konsep dan konten sesuai hasil musyawarah selama 3 kali pertemuan, diputuskan konsep bangunan masjid bercirikan kubah dan menara. Alasannya konsep kubah untuk menghindari adanya kolom. Dengan terhindarnya ruang area sholat dari kolom maka salah satu rukun shalat berjamaah yaitu shaf yang benar dapat dipenuhi dengan baik dan benar.

Sejalan dengan spirit bersama untuk membuat sejarah tanpa melupakan sejarah diantaranya adalah menyepakati hari lahir atau milad masjid Baitul Hikmah. Sebagai ikhtiar melalui tahapan dan proses menelusuri, mengenal, mengidentifikasi, mengkonfirmasi, mengkomparasi dan mendiskusikannya sehingga menghasilkan rekomendasi untuk disepakati dan dijalankan bersama  tentang hari lahir masjid Baitul Hikmah. 

“Berdasarkan kondisi riil di lapangan bahwa Masjid Baitul Hikmah mulai digunakan sejak acara peletakan batu pertama saat penyelenggaraan sholat Idul Adha yang pertama pada 5 Maret 2001 sehingga dalam Raker 2022 ini menyepakati hari lahir atau milad masjid Baitul Hikmah jatuh pada 10  Dzulhijah 1421H bertepatan dengan Hari Besar Islam Idul Adha,” terangnya. 

“Ada program baru yang dikembangkan antara lain Pasar Ramadhan selama sebulan penuh di sekitar area masjid Baitul Hikmah bekerjasama dengan Forum Silaturahim Muslimah (FORSIMA) BSD dan sekitarnya.

Dan sebagai penutup catatan sinergitas tingkatkan kualitas dalam Raker MBH tahun 2022 ini, seperti biasa, “Ustadz Pantun BSD” yang juga Ketua umum DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD, Ustadz H. Suradi, SE, MM tersebut menyajikan pesan moral religius berupa Pantun kepada para peserta Raker MBH 2022 sebagai berikut :

“Pake mobil kecil pergi ke Mandalika,
Bawa makanan kecil jangan lupa.
Bila berhasil itu prestasi bersama,
Bila ada yang belum berhasil janganlah putus asa”.

Dan untuk tetap menjaga semangat dan ghirah untuk menebarkan manfaat dan kemaslahatan umat maka digaungkan yel-yel BSD kota santri. Baitul Hikmah lebih berarti. Baitul Yatim Generasi Qurani.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA