Agis Diburu Kampus Ternama, Wakil Wali Kota Serang Dilirik Jadi Dosen Praktisi di UPI dan Pertamina University

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 16:12 425 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Kiprah Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, kian mendapat pengakuan luas. Selain ditawari mengajar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Agis juga dilirik Pertamina University untuk menjadi dosen praktisi.

Tawaran tersebut mencuat dalam pertemuan antara pihak kampus dan Pemerintah Kota Serang di Puspemkot Serang baru-baru ini. Dua institusi pendidikan tinggi itu menilai pengalaman Agis di dunia usaha dan pemerintahan menjadi nilai lebih dan patut dibagikan kepada mahasiswa.

Rekam jejak Agis sebagai pengusaha muda hingga sukses meniti karier di panggung politik menjadi salah satu alasan utama. Selain itu, perannya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta pembangunan kota turut memperkuat penilaian tersebut.

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Agis membenarkan adanya tawaran tersebut. Ia menyebut, kedua kampus memang secara langsung memintanya untuk menjadi pengajar.

“Iya benar, untuk mengajar sebagai dosen praktisi di Kampus UPI dan Pertamina University,” ujar Agis.

Sementara itu, Rektor UPI, Didi Sukyadi, juga membenarkan penawaran tersebut. Menurutnya, Agis dinilai memenuhi kriteria sebagai dosen praktisi berkat pengalaman nyata yang dimilikinya di bidang pemerintahan dan kewirausahaan.

“Sebagai dosen praktisi, kami menawarkan beliau untuk menjadi pengajar di UPI,” kata Didi.

Ia menjelaskan, dosen praktisi tidak hanya berasal dari kalangan akademisi, tetapi juga dari profesional, pejabat publik, hingga pelaku usaha yang memiliki rekam jejak kuat. Kehadiran mereka diyakini mampu memberikan perspektif nyata yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas.

Jika menerima tawaran tersebut, Agis diharapkan dapat berbagi pengalaman mengenai tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Serang, sekaligus perjalanan kariernya sebagai pengusaha. Hal ini dinilai penting untuk memotivasi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

“Beliau bisa menginspirasi mahasiswa melalui pengalaman di pemerintahan maupun dunia usaha,” jelas Didi.

Terkait teknisnya, dosen praktisi memiliki fleksibilitas dalam mengajar, dengan jadwal yang biasanya hanya satu hingga dua kali per semester.

Tawaran ini sekaligus membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi, menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA