GAGAL Melakukan New Normal Karena Penderita Covid-19 MELONJAK, Korsel Kembali Terapkan PSBB

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2020 10:49 373 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Seoul, Negara Korea Selatan (Korsel) kembali menerapkan tindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibukota Seoul setelah kembali terjadinya lonjakan besar terbaru kasus infeksi virus Corona atau Covid-19 setelah negara Ginseng tersebut menerapkan New Normal (kembali kekehidupan normal/baru).

Menteri Kesehatan Park Neung-hoo memutuskan untuk menutup kembali museum, taman, dan galeri seni yang sebelumnya sempat dibuka. Penutupan ini akan berlangsung selama dua pekan dan dimulai pada hari Jumat (29/05/2020).

Selain itu, perusahaan – perusahaan juga diminta untuk menerapkan jam kerja yang lebih fleksibel guna mengurangi kemungkinan penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.

Kebijakan tersebut diterapkan setelah Korea Selatan mengalami rekor kasus harian terbesar yang baru pertama kali terjadi dalam kurun waktu 53 hari. Pembatasan ketat baru akan berlaku di wilayah metropolitan ibukota, dan berlaku hingga 14 Juni 2020.

Warga Seoul juga disarankan untuk menghindari pertemuan sosial atau pergi ke tempat – tempat ramai, termasuk restoran dan Bar. Fasilitas keagamaan diminta ekstra waspada dengan melakukan tindakan karantina.

“Dua minggu ke depan sangat penting untuk mencegah penyebaran infeksi di wilayah metropolitan. Kita harus kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara penuh jika kita gagal,” kata Park dilansir dari The Guardian (28/05/2020).

Park memohon kepada penduduk di wilayah ibukota dan sekitarnya untuk menghindari pertemuan yang tidak perlu dan mendesak perusahaan untuk mengizinkan karyawan yang sakit mengambil cuti.

“Rute infeksi sedang didiversifikasi di tempat kerja, sekolah penuh sesak dan ruang karaoke di daerah metropolitan,” katanya.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Korea Selatan (Korsel) sempat dicabut di seluruh negeri pada 6 Mei 2020. Saat itu warga dinilai akan mulai menjalani kehidupan normal. Namun kondisi tersebut tak berlangsung lama. Apalagi setelah meledaknya kasus penularan baru virus Corona atau Covid-19 di ibu kota Korea Selatan Seoul. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA