Ditengah Kritikan Masalah TPA Cipeucang, Kasie Persampahan DLH Kota Tangsel Tetap Bekerja Profesional

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Jun 2020 21:19 316 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Mental pejuang dan pekerja keras itulah yang tampaknya selalu ditunjukkan oleh Rastra Yudhatama, SSTP selaku Kepala Seksi (Kasie) bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ditengah hujan kritikan yang saat ini sedang dialami oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel terkait permasalahan pengelolaan TPA Cipeucang, Kasie bidang Persampahan DLH Kota Tangsel tersebut yang akrab disapa Bang Yuda, bersama para anggota tim petugas kebersihannya bersikap profesional dan tetap semangat dan tidak kendur dalam memberikan pelayanan kebersihan yang terbaik kepada warga masyarakat Kota Tangsel.

Seperti yang ditunjukkan oleh Kasie bidang Persampahan tersebut saat menerima laporan dan pengaduan dari warga masyarakat yang disampaikan melalui MediaBantenCyber.co.id, di jalan Suka Mulya, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Senin (01/06/2020) pagi, terkait adanya tumpukkan sampah yang sudah cukup banyak dan mengeluarkan bau busuk yang sudah cukup menyengat di pinggir jalan raya tersebut akibat dibuang sembarangan oleh oknum – oknum warga masyarakat yang tidak bertanggung – jawab.

“Alhamdulillah setelah kami menerima laporan dari rekan media pada Senin pagi tadi, tim kebersihan persampahan langsung bergerak cepat ke lokasi dan segera membersihkan tumpukkan sampah – sampah liar yang menumpuk di pinggir jalan raya Sari Mulya tersebut. Jam 10 pagi tadi alhamdulillah tumpukkan sampah liar tersebut sudah selesai kami bersihkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat dan juga rekan media yang masih punya rasa kepedulian bersama – sama untuk menjaga kebersihan dan lingkungannya dengan baik dan benar,” ujar Yuda.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Yuda juga kembali mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk bersikap cerdas dalam memilah – milah sampah yang akan dibuang pada tempat yang benar dan telah disediakan baik oleh RT, RW maupun petugas kebersihan DLH Kota Tangsel.

“Pisahkanlah sampah – sampah yang akan dibuang sesuai dengan kategorinya, yaitu sampah organik dan non organik. Pisahkan juga sampah yang bisa didaur ulang seperti sampah plastik dan botol plastik menjadi bank sampah yang dapat menghasilkan tambahan uang dapur bagi ibu – ibu setiap bulannya. Disamping dapat menambah uang dapur, pemisahan sampah plastik yang susah untuk didaur ulang secara alami tersebut juga dapat mengurangi beban TPA Cipeucang yang sudah sangat kelebihan kapasitasnya menampung volume sampah yang diproduksi oleh warga Kota Tangerang Selatan. Jika kita cinta kepada lingkungan Kota Tangsel, maka bersikap bijak dan cerdaslah saat akan membuang sampah dengan memilah – milahnya terlebih dahulu mana sampah yang organik dan non organik,” tandas Rastra Yudhatama, kasie persampahan DLH Kota Tangsel. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA