• Rab. Jul 24th, 2024

Fraksi PSI Bingung dan Kritik dengan Polemik FEWS atau AWLR Milik Dinas PU Kota Tangsel

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Polemik tentang isu Flood Early Warning System (FEWS) mulai merebak pada saat Fraksi PSI DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengangkat isu tersebut dalam rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, terkait dengan masalah bencana banjir yang bandang yang juga menerjang Kota Tangerang Selatan pada 1 Januari 2020 kemarin.

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel sebelumnya dan dalam rapat koordinasi tersebut, Sekretaris Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel, Aji Bromokusumo menyampaikan bahwa sungguh disayangkan alat yang dipasang di 11 titik tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal dan optimal dengan koordinasi yang baik antar dinas terkait, sehingga dapat mengurangi dampak bencana banjir yang menghantam warga masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Di lain pihak, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel menyampaikan bahwa yang terpasang bukanlah FEWS, tapi Automatic Water Level Recorder (AWLR), yang menurut pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, hal tersebut sudah dikonfirmasi oleh Nur Hidayat (Kepala Bagian Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana-BPPT) dan ditambah lagi antar Dinas saling menyampaikan pendapatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, saat terjadi kejadian banjir besar di Kota Tangerang Selatan pada 1 Januari 2020, tak satupun Dinas terkait khususnya Dinas PU Kota Tangsel, yang menyadari akan keberadaan alat pemantau ketinggian air yang ada di Kota Tangerang Selatan tersebut, baik yang bernama FEWS ataupun AWLR. Sekretaris Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel, Aji Bromokusumo SANGAT menyayangkan terjadinya silang pendapat tentang keberadaan “Alat” tersebut.

“Apapun nama atau sebutan alat tersebut, FEWS ataupun AWLR, Fungsi keduanya adalah sama, yaitu Mengukur Naiknya Ketinggian air. Apa manfaatnya untuk masyarakat Kota Tangsel bila saling berpolemik tentang hal tersebut ?. Kita semua tidak perlu saling mencari pembenaran versi masing – masing. Ayo mari bersama – sama bahu – membahu memanfaatkan apapun namanya alat tersebut, itu untuk kepentingan masyarakat  Kota Tangsel, bukan untuk mencari alibi dan pembenaran9” tandas Aji, Menegaskan.

Lebih jauh Aji mengajak kepada semua pihak untuk lebih memahami dan mempelajari fungsi alat yang dipasang oleh BPPT tersebut. Selain itu Aji juga mengajak kepada seluruh dinas terkait untuk bersama – sama mendengarkan penjelasan Nur Hidayat dan evaluasi menyeluruh serta klarifikasi silang pendapat yang ada tentang alat tersebut.

“Fraksi PSI DPRD Kota Tangerang Selatan saat berkonsultasi dengan pihak BPPT memiliki dokumen pelengkap dari diskusi pada hari itu. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana ke depannya dampak bencana seperti kemarin, jangan sampai terjadi lagi dengan memanfaatkan secara maksimal dan optimal Sains dan Teknologi serta koordinasi komprehensif menyeluruh antar Dinas terkait dengan baik dan benar,” pungkas Aji Bromomusumo, Sekretaris Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel. (BTL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Hello
Can we help you?