Harga Cabai Rawit Merah Tembus 100 Ribu Per Kilogram

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Mar 2026 15:39 2521 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang Harga cabai rawit merah di Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang, menembus angka Rp100.000 per kilogram. Kenaikan signifikan ini terungkap saat Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, Senin (16/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Intan didampingi Wakil Kapolres Tangerang, Biro Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Badan Pangan Nasional (Bapanas), BPOM, Staf Ahli Bupati, Direktur Utama PD Pasar, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian, Sekcam Cisoka, serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Wabup Intan menjelaskan bahwa monitoring bersama ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum harga kebutuhan pokok di Kabupaten Tangerang masih relatif stabil. Namun, terdapat satu komoditas yang mengalami lonjakan cukup tajam, yakni cabai rawit merah.

“Hari ini kami mengecek kembali harga pangan di Pasar Cisoka. Hasil pantauan menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit merah yang kini menyentuh harga Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram,” ujar Wabup Intan.

Meski terjadi kenaikan pada cabai rawit merah, pihaknya memastikan harga komoditas penting lainnya masih berada dalam batas wajar dan tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Untuk komoditas lain juga mengalami sedikit kenaikan namun masih normal dan relatif stabil. Daging sapi sekitar Rp140.000 per kilogram masih normal, bawang merah dan bawang putih juga stabil, termasuk telur ayam dan beras,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Wuryanto, menekankan pentingnya kehadiran tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai stakeholder terkait. Hasil pemantauan ini diharapkan menjadi acuan dalam menentukan langkah lanjutan agar harga dan stok bahan pokok tetap stabil di pasaran.

“Selama satu bulan terakhir, kami telah meninjau berbagai pasar di wilayah Banten, khususnya Tangerang. Kerja sama tim gabungan ini terbukti mampu mendorong stabilitas harga di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa monitoring dan tinjauan ke pasar-pasar merupakan salah satu instruksi langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

“Harapan Bapak Presiden adalah ketersediaan pangan harus terjamin dan harga tetap stabil, baik menjelang Lebaran maupun setelahnya,” tandasnya.

Pihaknya bersama pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Tangerang, berkomitmen untuk terus mengawal rantai pasokan pangan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu inflasi di tingkat daerah.

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mengawal rantai pasokan pangan agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu inflasi daerah,” tegasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA